Satu Pasangan Calon Dikawal Empat Polisi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

AKBP Widi Atmoko (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AKBP Widi Atmoko (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL- Pasca penetapan dan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Polres Kendal menurunkan personelnya untuk mengawal kedua pasangan. Masing-masing pasangan mendapatkan empat personel polisi yang melekat sampai Pilkada Kendal 9 Desember mendatang.

“Ada delapan personel yang kami tempatkan untuk mengawal dua pasangan. Masing-masing pasangan mendapatkan empat personel polisi yang sifatnya melekat. Jadi, meskipun pasangan menolak, tetap akan melakukan pengawalan meski tidak secara dekat,” ujar Kapolres Kendal AKBP Widi Atmoko kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (26/8). “Silakan digunakan untuk pengamanan dalam hal apapun. Personel ini akan kami tarik sampai pencoblosan atau 9 Desember mendatang,” tambahnya.

Selain pengawalan terhadap dua pasangan calon, dia juga akan mempersiapkan seluruh personel untuk siaga selama Pilkada berlangsung. “Kami akan terjunkan 870 personel. Terdiri atas 520 personel dari Polres Kendal dan Polda Jateng, serta 350 personel TNI,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga sudah menginstruksikan polsek-polsek untuk bersiaga mengantisipasi kerawanan pergerakan massa yang mengarah pada gerakan anarkhis, yang bisa menggagalkan pelaksanaan Pilkada. “Ada 20 polsek di 20 kecamatan yang kami bagi dalam beberapa kelompok. Satu kelompok terdiri atas empat polsek yang berada dalam satu kawasan,” jelasnya.

Komandan Kodim 0715 Kendal, Letkol Kav Wiratno, menegaskan, 350 personelnya sudah siap diturunkan untuk mengamankan pilihan bupati dan wakil bupati. 350 personel itu tersebar di masing-masing Koramil dan sebagian ada di Makodam IV/Diponegoro. “Kami sudah menjalankan pengamanan, termasuk ikut melakukan simulasi pengamanan bersama Polres,” katanya.

Ketua KPU Kendal, Wahidin Said, mengatakan, pasca ditetapkan dan mendapatkan nomor urut pasangan, kedua pasangan dilarang mengundurkan diri. Baik mundur kedua cabup-cawabup maupun mundur salah satunya, baik cabup atau cawabupnya.

“Jika sampai mengundurkan diri, maka bisa dijerat pasal 191 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 dengan ancaman pidana penjara maksimal 24 bulan (2 tahun) dan denda minimal Rp 25 miliar, maksimal Rp 50 miliar,” jelasnya. (bud/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -