Tim Putri Jateng Dilibas Kaltim

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TAKLUK: Tim bola tangan Jateng (hitam), saat bertanding melawan Kaltim, kemarin di GOR Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAKLUK: Tim bola tangan Jateng (hitam), saat bertanding melawan Kaltim, kemarin di GOR Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Ambisi tim bola tangan putri Jateng menembus babak final untuk menantang Jabar pupus sudah, setelah ditaklukkan Kaltim 12-19 dalam Kejurnas Junior Bola Tangan di GOR Jatidiri, Semarang, Kamis (27/8). Dengan hasil tersebut, Rindhyani Meiliya dkk bertengger di urutan kedua dalam klasemen akhir babak penyisihan, di bawah Jabar dan Kaltim. Seperti diketahui, dalam kejurnas ini, urutan pertama dan kedua akan bertemu di final Jumat (28/8) sore ini.

Jateng sendiri yang menempati urutan ketiga akan jumpa tim urutan keempat Banten untuk memperebutkan juara ketiga. Di atas kertas, pasukan Aris Sayidi mampu menaklukkan Banten yang pernah digilasnya dengan skor 30-1. ”Sebenarnya kami berharap anak-anak mampu menciptakan kejutan dengan lolos ke final. Tapi ya inilah penampilan maksimal anak-anak. Hasil ini memang sesuai target awal yaitu masuk tiga besar,” kata juru ramu tim putri Jateng Aris Sayidi usai pertandingan.

Lebih lanjut Aris menilai, sebenarnya secara materi, kualitas teknik timnya sama dengan Kaltim. Hanya saja, kata dia, faktor nonteknis kerap menghantui timnya sepanjang pertandingan semifinal sore kemarin. ”Anak-anak kurang tenang, mental tandingnya kurang stabil. Akibatnya koordinasi lemah dan sering melakukan kesalahan sendiri seperti kehilangan fokus. Kaltim lebih solid dalam kolektivitas permainan,” imbuhnya.

Sementara itu ditemu di tempat yang sama Ketua Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Jateng Joko Pranawa Adi juga mengakui, bukan faktor teknik yang menyebabkan kekakalahan timnya dari Kaltim. ”Faktor fisik. Staminanya turun drastis. Sehingga daya serangnya tak begitu maksimal,” kata Joko.

Namun secara umum, dia melihat ada progress yang bagus pada penampilan tim putra dan putrinya. Dia berharap, tim putra Jateng mampu mewujudkan harapannya bisa lolos ke final yang akan digelar di tempat yang sama hari ini. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -