Dewan Akan Evaluasi Lima Hari Sekolah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

6f25f-tutwurihandayani

SEMARANG – Komisi D DPRD Kota Semarang akan terjun langsung ke lapangan guna mengevaluasi pelaksanaan lima hari sekolah. Hal tersebut dilakukan setelah mendapatkan laporan dari siswa, dan orang tua siswa yang merasa keberatan dengan kebijakan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tersebut.

”Setelah reses dan pembukaan masa sidang yang ketiga ini, kita mau lakukan kunjungan dan mengevaluasi karena sampai saat ini banyak masukan dari beberapa orang tua dan yang keberatan, dan memang sebaliknya juga ada yang merasa senang,” ujar Wakil Ketua Komis D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (28/8).

Dikatakannya, hingga kini pihaknya belum mampu merumuskan apakah pelaksanaan lima hari sekolah di Kota Semarang sudah ideal. Lima hari sekolah bermula dari Surat Edaran Gubernur Jateng. Anang menilai, imbauan tersebut sejalan dengan rencana Pemprov Jateng yang pada akhir 2016 akan menangani seluruh SMA dan SMK se-Jateng.

”Sekolah lima hari kan sifatnya edaran dan bukan wajib. Tentunya diserahkan daerah masing-masing serta mengkaji plus minusnya bagaimana. Tetapi terlepas dari semua itu nanti di akhir 2016 memang yang SMA dan SMK itu kan di bawah kewenangan pemprov. Makanya saat ini lima hari sekolah yang menjalankan hanya SMA dan SMK,” katanya.

Surat edaran tentang pelaksanaan lima hari sekolah di Jateng telah diperoleh beberapa sekolah. Meski begitu, banyak pihak menganggap kebijakan Gubernur Ganjar Pranowo tersebut harus dilakukan kajian ulang.

Pengamat Pendidikan Mungin Eddy Wibowo menganggap lima hari sekolah jika dilaksanakan tidak cocok dengan kondisi yang ada di Jateng. Hal tersebut dikarenakan etos pembelajaran di Jateng berbeda dengan daerah lain.

”Kalau di Jakarta wajar kalau bisa. Karena banyak faktor yang memengaruhi. Ambil contoh lalu lintas. Lalu lintas yang padat, membuat jam keluar siswa dari rumah menuju sekolah menjadi panjang. Jam 05.00 siswa keluar rumah menuju sekolah dan pulang dari sekolah sampai rumah pukul 19.00 karena terkena macet. Wajar jika waktu yang terbuang karena macet tersebut dimanfaatkan untuk belajar,” ujar Mungin.

Minimnya waktu siswa untuk dapat berkumpul dengan keluarga, lanjutnya, kebijakan lima hari sekolah lebih cocok jika dilaksanakan di kota metropolitan seperti halnya Jakarta yang memang tingkat aktivitas masyarakatnya sangat tinggi. Sehingga pada Sabtu dan Minggu, siswa dapat berkumpul bersama keluarga di rumah.

”Berbeda halnya dengan di Jateng. Banyak anak terutama di sekolah pinggiran belum siap dengan tambahan jam hingga sore hari. Belum lagi ditambah jam ekstra. Selain itu, kesiapan dari tenaga pengajar juga belum tentu siap. Banyak komponen yang harus dipersiapkan. Lima hari sekolah itu bukan hanya persoalan sekolah sampai sore saja, tapi juga harus memperhatikan kondisi siswa,” katanya. (ewb/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -