Jago Taekwondo dan Sepatu Roda

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Fatahilah Rajawali Cahyono Putra. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Fatahilah Rajawali Cahyono Putra. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UMURNYA memang masih bocah. Tapi kalau sudah pakai sepatu roda, skill-nya boleh diadu dengan mereka yang sudah dewasa. Ya, meski masih duduk di bangku kelas 5 SD, pemilik nama lengkap Fatahilah Rajawali Cahyono Putra ini sudah berada di barisan senior ketika berlatih di lapangan sepatu roda kompleks Gelanggang Olahraga (GOR) Jatidiri, Semarang.

Bocah kelahiran Semarang, 31 Maret 2005 ini sudah mengoleksi 11 medali emas dari berbagai kejuaraan sejak 2013 silam. Yang paling mengesankan, dia mampu menggondol tiga keeping medali emas di ajang Piala Ibu Negara di Malang, awal tahun lalu. “Padahal, sehari sebelum hari H, badan saya demam tinggi. Muntah dan rasanya lemas. Tapi gara-gara pengin menang, akhirnya nekat juga. Malah dapat tiga emas,” ujarnya ditemui ketika latihan bersama klubnya, Ikos, kemarin.

Bungsu dari tiga bersaudara pasangan Hari Cahyono dan Panti Anggraini ini tak hanya jago sepaturoda. Raja juga melirik taekwondo. Dia mengaku kepincut dengan olahraga asal Korea ini gara-gara debut kakaknya, Nadia Anggrek Cahyono Putri yang bisa plesiran sampai luar negeri gara-gara olahraga bela diri ini.

Agaknya Raja bisa dibilang multi talenta. Baru sebulan latihan, siswa SDN 03 Ngaliyan yang berobsesi ingin jadi pegawai negeri ini sudah menyabet emas kelas pemula di kompetisi tingkat Jateng, beberapa waktu lalu. “Tapi saya mau sepatu roda saja. Kalau taekwondo, badan sakit semua kalau habis bertanding,” tegasnya polos. (amh/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -