KTP Anak Diujicoba di Empat Daerah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UJI COBA: Mantan Wali Kota Surakarta FX Rudyatmo (berdiri) memaparkan tentang pengalaman menjalankan program KTP anak saat masih menjabat sebagai wali kota. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UJI COBA: Mantan Wali Kota Surakarta FX Rudyatmo (berdiri) memaparkan tentang pengalaman menjalankan program KTP anak saat masih menjabat sebagai wali kota. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Untuk lebih memenuhi hak konstitusional anak, pemerintah pusat berencana menerapkan program Kartu Tanda Penduduk (KTP) anak. Program yang diberi nama Kartu Anak Indonesia (KAI) tersebut akan diujicobakan di 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia sebagai pilot project.

”Khusus untuk Jawa Tengah, ada empat daerah. Yaitu Kota Magelang, Kabupaten Pekalongan, Temanggung, dan Blora,” ungkap Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullah usai rapat koordinasi harmonisasi dan sinkronisasi bidang kependudukan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota yang digelar di Hotel Patra Jasa Semarang, Jumat (28/8).

Zudan menjelaskan, selama ini hak konstitusional hanya diberikan kepada masyarakat pada usia 17 tahun ke atas. Padahal anak-anak juga memiliki hak untuk mandiri misalnya dapat membuka rekening bank sendiri, dan pergi ke mana-mana dengan membawa identitas diri. ”Ini juga untuk memperbaiki data kependudukan kita,” imbuhnya.

Ditambahkan, program tersebut sebenarnya telah dilaksanakan di Kota Surakarta di mana ada program Kartu Insentif Anak (KIA). Melalui kartu tersebut, anak memiliki beberapa keuntungan misalnya mendapatkan diskon dalam pelayanan umum. ”Untuk KAI ini akan kami terapkan pada 2016 mendatang,” terangnya.

Mantan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang juga hadir dalam kesempatan tersebut menjelaskan, penerapan KIA di Surakarta sebagai bentuk upaya mendukung sebagai kota layak anak. Melalui kartu tersebut, anak mendapatkan pelayanan kesehatan, olahraga, boga, busana, dan pariwisata.

”Setidaknya kami telah bekerja sama dengan 52 perusahaan untuk menyukseskan program tersebut. Awalnya saya dulu terinspirasi dengan adanya kartu pelayar sebagai identitas anak,” bebernya.

Rudi menambahkan, melalui program tersebut berbagai permasalahan tentang kependudukan dapat diselesaikan. Sebab, ketika anak lahir langsung mendapatkan akta kelahiran. Dari akta kelahiran tersebut kemudian diterbitkan KIA hingga sang anak berusia 17 tahun. ”Setelah umur 17 tahun, secara otomatis berubah menjadi KTP. Sehingga masalah KTP ganda atau permasalahan lain tidak akan pernah terjadi,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai membuka acara tersebut mengatakan, KTP anak saat ini menjadi sebuah kebutuhan. Pasalnya, saat ini banyak tindak kejahatan yang terjadi dengan menyasar anak. Sehingga dapat menjadi pelindung bagi mereka dari berbagai kejahatan misalnya penculikan, pembuangan anak, hingga keteledoran orang tua yang mengakibatkan hilangnya anak. ”Hampir semua identitas pada anak tidak ada. Melalui KTP anak ini diharapkan menjadi pelindung bagi mereka sekaligus memperbaiki data kependudukan kita,” pungkasnya. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -