Sibagus Terbesar, MAZU Terkecil

Laporan Awal Dana Kampanye

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Soemarmo HS-Zuber Safawi (MAZU) memiliki awal dana kampanye terkecil, yakni sebesar Rp 101.500.000. Sedangkan pemilik awal dana kampanye terbesar adalah pasangan Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus) mencapai Rp 3,1 miliar. Adapun pasangan Hendrar Prihadi- Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) memiliki awal dana kampanye sebesar Rp 500 juta.

Laporan awal dana kampanye (LADK) tersebut sudah disampaikan oleh masing-masing pasangan calon (paslon) ke KPU Kota Semarang dengan batas akhir 26 Agustus lalu.

Anggota KPU Kota Semarang, Agus Suprihanto, mengatakan, pelaporan dana kampanye sudah tertuang pada pasal 21 dan 22 PKPU tahun 2015 yang di dalamnya menyebutkan bahwa pasangan calon wajib menyampaikan kepada KPU dan diserahkan dengan batasan akhir 26 Agustus lalu.

”Masing-masing pasangan calon sudah menyerahkan laporan awal dana kampanye ke KPU. Sesuai ketentuan PKPU Nomor 7, pelaporan dana kampanye harus diketahui oleh masyarakat,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (28/8).

Agus menerangkan, laporan dana kampanye meliputi beberapa kriteria sumber dan batasan. Dari sumber pasangan calon dan parpol pengusung serta gabungan parpol tidak ditentukan. Sedangkan dari sumber perorangan maksimal Rp 50 juta, dan dari sumber kelompok maupun badan hukum maksimal Rp 500 juta.

”Dari laporan awal dana kampanye ini, masih bersumber dari pasangan calon dan parpol. Pasangan nomor urut 1 sumbernya dari pasangan calon dan parpol, sedangkan pasangan nomor urut 2 dan 3 murni dari pasangan calon,” terangnya.

Dia menyebutkan, laporan dana kampanye dilakukan tiga kali. Pertama, laporan awal dana kampanye, lalu laporan penerimaan sumbangan dana kampanye dengan batas akhir 16 Oktober, serta yang ketiga laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye dengan batas akhir 6 Desember.

”Kalau jumlah batasan maksimal dana kampanye masing-masing pasangan calon Rp 16,7 miliar. Jadi, seluruh penerimaan dan pengeluaran dana kampanye yang dikelola oleh pasangan calon wajib dilaporkan ke KPU. Jika tidak dilaporkan, bisa terkena sanksi diskualifikasi,” tegasnya.

Pihaknya menambahkan, setelah menerima penyampaian laporan akhir dana kampanye pada 6 Desember, KPU akan menyerahkan kepada kantor akuntan publik yang sudah ditunjuk oleh KPU Kota Semarang untuk dilakukan audit kebenarannya.

”Kami tidak mempunyai kewenangan untuk menyampaikan benar atau tidaknya. Kami serahkan kepada kantor akuntan publik yang sudah kami tunjuk. Kantor akuntan publik itulah yang akan mengaudit seluruh pembukuan pengelolaan dana kampanye yang dilakukan oleh masing-masing paslon. Rekomendasi apa pun dari auditor akan kami lakukan,” katanya.

Rawan Terjadi Gesekan
Sementara itu, sebanyak 36.100 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada serentak di Jateng yang akan dihelat 9 Desember mendatang telah dilakukan analisis oleh pihak Polda Jateng. Dari jumlah 36.100 TPS tersebut, sebanyak 3.398 TPS di antaranya masuk dalam kategori rawan terjadi gesekan.

”Kami sudah melakukan analisis dengan melibatkan polres-polres di masing-masing wilayah kabupaten/kota. Sebanyak 3.398 TPS masuk kategori rawan. Sebanyak 32.702 TPS masuk kategori aman,” beber Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol A. Liliek Darmanto saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di Mapolrestabes Semarang, Jumat (28/8).

Dijelaskan Liliek, rawan dalam hal ini dibagi lagi menjadi rawan I dan rawan II. Untuk rawan I ada 1.949 TPS dan Rawan II sebanyak 1.449 TPS.

”Pola pengamanan pada masing-masing kategori juga berbeda, yakni untuk kategori aman, pengamanan dilakukan dengan pola 2:10:5. Artinya 2 polisi, 10 linmas, untuk 5 TPS,” jelasnya.

Selanjutnya, kategori rawan I dengan menggunakan pola pengamanan 2:4:2 dan rawan II perbandingannya 2:2:1. ”Kategori rawan diperoleh dari hasil analisis Polres masing-masing,” katanya.

Dikatakan Liliek, semua daerah bisa berpotensi memiliki tingkat kerawanan dengan intensitas masing-masing. ”Bermacam-macam, ada yang letak geografisnya terpencil dan sulit ditempuh, memiliki historis kriminalitas dan lain-lain. Setiap daerah memiliki kerawanan masing-masing,” jelasnya.

Dalam pengamanan pilkada serentak tersebut, pihaknya mengerahkan sebanyak 15.740 personel. Di antaranya, dari Polda Jateng 665 personel serta belasan ribu personel disiapkan untuk 21 kabupaten/kota.

Selain itu, juga menyiagakan personel polres di luar daerah tersebut. ”Sudah disampaikan lewat telegram. Apabila diperlukan kekuatan, sewaktu-waktu siap,” katanya.

Lebih lanjut Liliek meminta masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan sesuai porsinya. Apabila ada indikasi yang dianggap berpotensi terjadi gangguan bisa langsung melapor ke pihak kepolisian terdekat.

”Kami sangat membutuhkan peran serta masyarakat. Apabila ada informasi teroris silakan melapor ke pihak kami,” katanya. (mha/amu/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -