Kaderisasi Perkuat NKRI

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Anggota DPR/MPR RI, Fathan Subchi (kanan) didampingi Ketua GP Ansor Demak Dr Abdurrahman Kasdi saat mengisi pelatihan kaderisasi kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
Anggota DPR/MPR RI, Fathan Subchi (kanan) didampingi Ketua GP Ansor Demak Dr Abdurrahman Kasdi saat mengisi pelatihan kaderisasi kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Peran Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam kancah kebangsaan dinilai sangat penting untuk meneguhkan Indonesia sebagai negara kesatuan republik Indonesia (NKRI). Karena itu, proses kaderisasi bagi anak-anak muda NU yang tergabung dalam Ansor dalam jangka panjang akan memperkuat posisi NU itu sendiri sebagai penyangga NKRI.

Demikian disampaikan anggota DPR/MPR RI asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Drs H Fathan Subchi dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI) dan pelatihan kader dasar (PKD) pimpinan GP Ansor Demak yang berlangsung di gedung MA Hidayatul Mubtadi’in,Desa Bulusari, Kecamatan Sayung, kemarin.

Fathan mengatakan, kaderisasi pemuda Ansor merupakan sumber kekuatan NU. “Tanpa kaderisasi, yang tampak hanya sekumpulan organisasi besar, tapi tidak efektif dan mudah terombang-ambing dengan berbagai macam isu di masyarakat. Karena itu, kaderisasi Ansor ini sangat penting untuk membesarkan NU,”jelas anggota DPR dari dapil Demak, Kudus dan Jepara ini.

Sejauh ini, baik Ansor maupun NU memiliki peran besar dalam menegakkan empat pilar negara tersebut. Selain turut berjuang dalam kemerdekaan RI, juga memiliki komitmen yang besar untuk selalu melindungi yang minoritas. Sekarang ini, adanya gerakan fundamentalis dan radikalisme menjadi tantangan tersendiri bagi Ansor maupun NU. Sebab, gerakan radikalisme tersebut telah mengikis rasa kebangsaan. “Untuk mengatasi semua itu, kuncinya tergantung kita sendiri sebagai kader Ansor dan NU. Kita harus terus memperkuat pilar kebangsaan itu,”katanya.

Saat ini baik Ansor dan NU tidak bisa bangga lagi dari sisi kuantitas keanggotaan, namun dari sisi kualitas juga harus ditingkatkan. “Artinya, kita selama ini bangga dengan jumlah warga NU yang 40 juta orang. Namun, dalam pertempuran ekonomi, sosial dan budaya kita justru kalah. Karena itu, kualitas ekonomi sosial budaya kita harus ditingkatkan, termasuk dalam pemerintahan,”ujarnya.

Fathan mengatakan, kelompok radikal sekarang ini telah menyusup ke berbagai lini kepentingan sehingga kondisi itu cukup mengkhawatirkan. “Kalau tidak waspada, maka bisa saja kita yang akan menjadi minoritas,”ingatnya.

Keberadaan media massa dinilai sangat penting untuk memperkuat NKRI. “Media adalah pilar keempat dalam negara demokrasi,”katanya.

Ketua GP Ansor Demak, Dr Abdurrahman Kasdi mengatakan, Ansor selama ini telah menjadi supplier atau pemasok sumber daya manusia (SDM) bagi NU baik dalam visi kepemimpinan maupun kebangsaan di Indonesia. “Karenanya, kaderisasi ini menjadi momentum untuk terbentuknya nilai bagi anggota Ansor tidak hanya kuantitatif saja namun juga kualitatif termasuk militansi dalam ideologo Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja). Sebab, Ansor itu garda depan dan anak mbarep NU yang dikemudian hari akan mengisi dikelembagaan NU,”katanya. (hib/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -