Pastikan Tak Ada Blangko Kosong

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Direktorat Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri memastikan bahwa mulai minggu ini tidak akan ada lagi kasus blangko kosong dalam pengurusan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

”Blangko sudah selesai. Kemarin kita mencetak 27 ribu keping,” ungkap Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah usai acara rapat koordinasi harmonisasi dan sinkronisasi bidang kependudukan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota yang digelar di Hotel Patra Jasa Semarang, kemarin.

Zudan menambahkan, selama ini masih banyak masyarakat yang memegang KTP sementara. Hal ini sebagai bentuk diskresi pemerintah karena terjadi kekosongan blangko e-KTP. Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang telah melakukan perekaman e-KTP dapat langsung mengajukan print out-nya. ”Secara otomatis KTP sementara (menjadi) tidak berlaku,” imbuhnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Provinsi Jateng Wika Bintang menambahkan, permasalahan kekosongan blangko e-KTP tidak hanya terjadi di Jawa Tengah tetapi secara nasional. Hanya saja, di Jawa Tengah jumlahnya sangat banyak yaitu mencapai ratusan ribu. ”Hampir separo dari 35 kabupaten/kota,” terangnya.

Lantaran undang-undang mengharuskan semua penduduk memiliki e-KTP, Wika mengaku terus mengupayakan pendataan khususnya di sejumlah yayasan sosial yang masih belum memiliki data kependudukan. Menurutnya, anak-anak meski belum memiliki e-KTP namun harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). ”Hal ini untuk memudahkan mereka mendapatkan layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai fasilitas umum lainnya,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat empat daerah di Jawa Tengah ditunjuk sebagai pilot project program pemerintah dalam hal penyediaan KTP anak yang disebut Kartu Anak Indonesia (KAI). Empat daerah itu meliputi Kota Magelang, Kabupaten Pekalongan, Temanggung, dan Blora.

”Program ini dimaksudkan untuk memenuhi hak konstitusional anak. Selama ini, hak tersebut hanya diberikan kepada masyarakat pada usia 17 tahun ke atas saja. Padahal anak-anak juga memiliki hak untuk mandiri misalnya dapat membuka rekening bank sendiri, dan pergi ke mana-mana dengan membawa identitas diri,” pungkasnya. (fai/ric/ce1)

Berita sebelumyaDesak Cairkan Hibah
Berita berikutnyaPerajin Terancam Bangkrut
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -