Kejari Temukan Banyak Kejanggalan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PEKALONGAN – Penyidik Kejaksaan Negeri Pekalongan menemukan banyak kejanggalan dalam pemeriksaan lanjutan terhadap pengurus Cabang Olahraga (Cabor) yang bernaung di bawah KONI Kota Pekalongan, Senin (31/8). Kejaksaan memeriksa dua saksi yaitu pengurus cabor Biliard dan Balap Motor.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan Pindo K melalui Kasi Intel Budi, mengungkapkan pemeriksaan saksi digelar intensif. Sama seperti pemeriksaan sebelumnya yang berlangsung tertutup di ruangan Kasubagbin Budi Purwanto.

Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) diwakili pengurusnya Gotanda dan Federasi Olahraga Balap Motor Ketuanya, Umar Ahmad (FOBM). “Kami memeriksa dua pengurus cabor, biliard dan balap motor. Anehnya keduanya ternyata bukan ketuanya dan hanya orang yang ditunjuk secara lisan tanpa Surat Keputusan (SK) resmi,” ucapnya saat ditemui di ruangan, kemarin.

Budi menambahkan, POBSI Ketuanya adalah Willyianto sedangkan Gotanda hanya diperinah secara lisan untuk mengurus. Sedang untuk FOBM, pengurus lama mengundurkan diri dan Umar hanya membantu mengelola. Penyidik juga menemukan kejanggalan terutama dalam POBSI dari data yang ada penggunaan biaya sebesar Rp 330 juta. “Olahraga seperti PSSI saja yang notabene banyak kegiatan dan organisasi dibawahnya hanya habis Rp 310 juta saja,” tambahnya.

Sebelumnya, Bendahara KONI Kota Pekalongan, Dian Nusawati sudah diperiksa Kamis (27/8) lalu. Pemeriksaan terkait dengan dugaan penyelewengan dana hibah Rp 1,8 M dari APBD Kota Pekalongan tahun 2014.

“Tahap pertama sudah dilayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap tiga belas dari tiga puluh ketua cabang olahraga. Nantinya tiga puluh ketua cabang tetap akan dilakukan pemeriksaan yang sama,” tandasnya.(han/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -