Marmo Peduli Warga Tak Mampu

Kunjungi Korban Kebakaran di Sarirejo

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PEDULI SESAMA: Calon Wali Kota Soemarmo HS berfoto dengan warga saat mengunjungi korban kebakaran di Jalan Gendong Selatan, Sarirejo, Semarang Timur, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEDULI SESAMA: Calon Wali Kota Soemarmo HS berfoto dengan warga saat mengunjungi korban kebakaran di Jalan Gendong Selatan, Sarirejo, Semarang Timur, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SARIREJO – Suasana sekitar rumah Ikem, korban kebakaran rumah menjadi riuh saat calon Wali Kota Semarang Soemarmo HS berkunjung ke lokasi tersebut. Kedatangan Soemarmo di Jalan Gendong Selatan No 1202, Sarirejo, Semarang Timur ini disambut bak seorang artis. Warga bersorak-sorai sambil memanggil nama Soemarmo. Tak hanya itu, warga juga berebut berfoto bareng dengan mantan Wali Kota Semarang periode 2010-2012 tersebut.

Empati Marmo, sapaan akrab Soemarmo, yang begitu tinggi membuat dirinya ingin melihat kondisi langsung korban kebakaran di lapangan. Marmo datang ke lokasi setelah mendapatkan informasi adanya kebakaran tersebut dari warga sekitar. Rumah Ikem sendiri terbakar pada Minggu (30/8) sekitar pukul 19.30. Kebakaran diduga akibat korsleting jaringan listrik.

”Tadi saya dikabari warga, kalau ada rumah warga yang terbakar. Langsung saya mengajak rombongan untuk berkunjung dan melihat langsung. Kita sebagai warga Kota Semarang ingin meringankan beban beliau. Apalagi Ibu Ikem seorang janda,” kata Soemarmo kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (31/8).

Melihat kondisi di lapangan, Marmo pun bertambah iba, apalagi rumah Ikem yang terbakar sehari-hari digunakan untuk tempat tinggal anak-anak yatim oleh jamaah masjid setempat. Menurut Soemarmo, tindakan mulia seperti yang dilakukan Ikem patut untuk mendapatkan apresiasi dan ditolong saat ia sedang membutuhkan.

”Itu sudah sewajarnya kalau kita harus membantunya. Kegiatan beliau yang juga mengurusi anak yatim piatu perlu untuk kita bantu saat mengalami musibah seperti ini,” ujar Soemarmo didampingi anggota DPRD dari Fraksi PKS, Ari Purbono.

Karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu, api mudah menjalar dan membakar seluruh bangunan rumah. Beruntung, masih ada beberapa barang yang dapat terselamatkan. Namun uang tunai yang akan dibagikan kepada anak-anak yatim justru ikut terbakar. Sebagai umat manusia, sudah sewajarnya saling membantu, apalagi Marmo yang memiliki rasa sosial begitu tinggi pun ikut mengulurkan tangan, membantu meringankan beban korban kebakaran tersebut.

”Bu Ikem beserta pengurus anak yatim yang lain memiliki kegiatan mulia sekali, mengumpulkan uang yang setiap bulannya dibagikan kepada 25 anak yatim yang ada di sini. Ironisnya saat kejadian uang itu tidak bisa terselamatkan. Oleh karena itu saya ingin membantu untuk membantu membeli material lagi. Termasuk uang Rp 1 juta yang rencananya untuk anak yatim itu juga akan kita ganti,” tuturnya.

Menurut Marmo, banyak cara yang bisa dilakukan Pemkot Semarang untuk membantu warga yang tidak mampu. Salah satu program yang akan dicanangkan Soemarmo bersama pasangannya, Zuber Safawi, jika diberi amanah masyarakat memimpin Kota Semarang lima tahun ke depan, membangun 10.000 rumah layak huni. Di mana setiap tahun ditargetkan 2.000 rumah terehab. Termasuk korban kebakaran seperti ini.

”Hal itu memang sudah saya canangkan agar bisa direalisasikan untuk korban-korban kebakaran seperti ini. Yang terpenting lagi, tadi saya sudah menyampaikan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, agar segera mencairkan santunan kebakaran. Karena setiap rumah sudah ada asuransinya. Harapannya, uang tali asih tersebut bisa dipakai merenovasi rumah sehingga bisa segera ditempati lagi,” lanjutnya.

Korban kebakaran, Ikem, mengungkapkan kegembiraannya atas kedatangan Soemarmo. Ia menilai, sosok seperti dialah yang mampu memimpin Kota Semarang.

Dikatakan, saat ini Kota Semarang butuh sosok pemimpin yang cepat, cerdas, dan ulet. Ia tidak menyangka bisa mendapatkan kunjungan dari Soemarmo dan tim pemenangannya.

”Senang sekali. Warga di sini juga senang. Buktinya tadi banyak yang minta berfoto bareng Pak Marmo. Tidak hanya ibu-ibu, anak-anak juga kelihatan senang dengan Pak Marmo,” ujar Ikem. (ewb/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -