Tidak Berarti Apa-Apa

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – DPRD Jateng menilai keluarnya Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No 900/4627/SJ tertanggal 18 Agustus 2015 tidak berarti apa-apa dalam pencairan anggaran hibah untuk kelompok masyarakat. Sebab, dalam surat edaran tersebut masih ada celah terjadinya pelanggaran hukum.

”Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, pencairan (hibah) tetap tidak akan bisa. Meskipun Surat Edaran memperbolehkan, namun masih ada aturan di atasnya yang melarang,” ungkap Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Hasan Asyari kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (31/8).

Hasan menjelaskan, sesuai ketentuan Surat Edaran kedudukannya jauh di bawah peraturan pemerintah (PP). Oleh karenanya, pencairan hibah tetap akan sulit direalisasikan. Ia justru kembali mendesak gubernur untuk melakukan diskresi atau tindakan untuk mengatasi persoalan konkret yang dihadapi karena adanya stagnasi pemerintahan.

”Jika Ganjar mengatakan tidak bisa (diskresi), berarti dia tidak melihat peraturan-peraturan sebelumnya. Saya sepakat jika pemberian hibah harus diperketat. Akan tetapi tidak pada syarat atau aturannya. Tetapi pada monev (monitoring dan evaluasi) serta seleksi penerimanya,” terang politisi PKB itu.

Hal tak jauh beda juga diungkapkan anggota Komisi A DPRD Jateng Amir Darmanto. Menurutnya, semua aturan harus mengikuti aturan di atasnya. Dalam hal ini SE masih di bawah PP. ”Saya takutkan nanti masyarakat yang jadi korban. Padahal mereka sangat membutuhkan,” imbuhnya. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -