Empat Kali Naik Jabatan dalam Tujuh Bulan

Lebih Dekat dengan Supriyanto, Manager Humas Daops IV PT KAI Semarang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KONSISTEN: Supriyanto, Manager Humas Daops IV PT KAI Semarang yang selalu konsisten dalam melaksanakan tugas. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KONSISTEN: Supriyanto, Manager Humas Daops IV PT KAI Semarang yang selalu konsisten dalam melaksanakan tugas. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Selalu ada masa panen di setiap kerja keras. Seperti yang dirasakan Manager Humas Daerah Operasi (Daops) IV PT Kereta Api Indonesia (KAI) Semarang, Supriyanto. Berkat ketelatenannya mengemban setiap tugas, pria kelahiran Madiun, 30 Juni 1975 ini, bisa didapuk empat kali naik jabatan dalam kurun waktu tujuh bulan. Rekor tercepatnya, kurang dari 24 jam, dia kembali naik jabatan. Seperti apa?

AJIE MAHENDRA

SUPRIYANTO bukanlah sosok ambisus. Bahkan dia mengaku tidak pernah berani bermimpi mengejar jabatan tertinggi. Dalam benak suami Susilowati ini, harus bisa mengerjakan tugas seoptimal mungkin.

”Yang penting melaksanakannya sesuai tugas pokok. Nggak neko-neko. Yang sulit itu menjaga konsistensi. Pasti semua orang pernah mengalami titik jenuh. Tinggal bagaimana menyiasatinya dan tetap berada di jalur yang seharusnya,” ucap Supriyanto berbagi kiat.

Sarjana Manajemen Universitas Merdeka (Unmer) Madiun ini meniti karir sejak dari bawah. Dia bergabung di PT KAI Madiun, 1 April 1995 silam, sebagai calon pegawai. Supriyanto baru mendapatkan kedudukan di Stasiun Kediri Daops VII Madiun sebelum mendapat diklat pada Mei-September 1996. Setelah pulang dari pendidikan, dia didapuk menjaga stasiun kecil di ujung wilayah Daops VIII atau perbatasan Mojokerto. ”Mulai bergabung di kantor tahun 1999-2009,” ucapnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -