Baru Ditemukan Kerugian Baru Terungkap Rp 654 Juta

Kasus Penyaluran Bansos Rp 26 M

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMUAN SEMENTARA: Mustaqim saat dalam persidangan pemeriksaan ahli di Pengadilan Tipikor, Semarang. Dia mengungkapkan kerugian negara atas kasus penyaluran bansos tersebut masih bisa bertambah. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TEMUAN SEMENTARA: Mustaqim saat dalam persidangan pemeriksaan ahli di Pengadilan Tipikor, Semarang. Dia mengungkapkan kerugian negara atas kasus penyaluran bansos tersebut masih bisa bertambah. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

MANYARAN – Sidang pemeriksaan ahli kembali berlangsung atas kasus dugaan korupsi penyaluran dana bantuan sosial (bansos) Pemprov Jateng tahun 2011, dengan terdakwa lima aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (2/9).

Dalam pemeriksaan di persidangan, ahli yang dihadirkan adalah Mustaqim, ahli di bidang akuntansi dan auditing pada BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Jawa Tengah terungkap jumlah kerugian negara yang ditimbulkan atas 15 penerima bansos sebesar Rp 654 juta. ”Kesimpulan audit BPKP Jateng, terjadi kerugian keuangan negara sekitar Rp 654 juta. Secara keseluruhan dari 15 orang penerima,” kata ahli, Mustaqim di hadapan majelis hakim yang dipimpin, Andi Astara.

Dari 15 penerima bansos fiktif tersebut, 10 di antaranya untuk penerimanya belum disidik penyidik Kejati Jateng. Selain itu, total anggaran bansos dari APBD tahun 2011 sebesar Rp 26 miliar lebih itu, belum terungkap seluruhnya dan sebagian masih diproses termasuk masih terungkap Rp 654 juta. Mustakim mengaku, pihaknya melaksanakan audit sejak Juli 2012 bersama tim pemeriksa atas permintaan penyidik Kejati Jateng.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -