Penjualan Tenun Troso Turun Drastis

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MENGELUH: Pameran kerajinan Tenun Troso, diharapkan mampu menaikkan penjualan. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGELUH: Pameran kerajinan Tenun Troso, diharapkan mampu menaikkan penjualan. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Permintaan tenun troso dari dalam negeri turun hingga 40 persen. Hal ini sebagai imbas dari menurunnya daya beli masyarakat.

Ketua Asosiasi Tenun Troso, Tekstil dan Konveksi Jepara Amin Fahrudin mengeluhkan penurunan mulai terasa sejak awal tahun lalu. Penurunan semakin terasa, sejak nilai tukar rupiah melemah terhadap US dollar. “Stok para pedagang masih banyak karena permintaan menurun. Sehingga para pengrajin pun mengurangi produksi mereka,” ujarnya, kemarin.

Menurunnya produksi, ucapnya, juga dapat diindikasikan dari berkurangnya perajin yang dipekerjakan di sejumlah sentra-sentra produksi tenun troso. Para pengusaha terpaksa memangkas jumlah perajin, karena minimnya permintaan. “Ada yang tadinya memiliki 50 pengrajin, saat ini hanya berani mempekerjakan 30 perajin saja. Hal ini karena memang produksi sangat menurun,”ujarnya.

Tak hanya dari segi produksi, penurunan juga terjadi dari segi harga. Karena permintaan yang rendah, sebagian besar pengusaha tenun kini menurunkan harga jual produk mereka.

Padahal, lanjutnya, sejauh ini para perajin sebagian masih menggunakan bahan baku impor. Seperti benang dan pewarna.

Kepala Bidang Industri Logam, Mesin dan Tekstil Disperindag Jateng Edi Wahyuono mengakui, sebagian bahan baku tekstil khususnya tenun memang masih impor. Namun demikian, pihaknya terus mendorong para perajin untuk dapat meningkatkan kualitas produk agar lebih dapat bersaing. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -