Awalnya Rabun Jauh, Divonis Buta saat Kuliah

Eka Pratiwi Taufanty, Tunanetra yang Berprestasi di Ajang Internasional

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TETAP SEMANGAT: Eka Pratiwi Taufanty saat mempresentasikan gagasannya di ajang World Blind Union Hongkong. (EKA FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
TETAP SEMANGAT: Eka Pratiwi Taufanty saat mempresentasikan gagasannya di ajang World Blind Union Hongkong. (EKA FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

Meski memiliki keterbatasan dalam penglihatan, tak membuat Eka Pratiwi Taufanty hilang asa untuk meraih prestasi. Mahasiswi Sastra Inggris S1 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) ini baru saja masuk 8 besar di ajang World Blind Union di Hongkong. Seperti apa?

EKO WAHYU BUDIYANTO

KESEHATAN merupakan anugerah Tuhan yang diberikan kepada hamba-Nya. Sehingga sebagai manusia patut mensyukuri anugerah tersebut. Kesempurnaan dan kesehatan baik fisik maupun mental selalu jadi harapan semua orang. Namun takdir Tuhan terkadang berkata beda. Setidaknya ini yang dialami Eka Pratiwi Taufanty. Mahasiswi Sastra Inggris Udinus ini mengalami gangguan penglihatan sejak duduk di bangku kelas VIII (kelas 2) SMP.

Eka menceritakan, awalnya fungsi kedua matanya normal seperti teman-temannya. Namun saat SMP kelas VIII itu, ia mengalami gangguan rabun jauh, hingga mengharuskannya memakai kacamata. Selain itu, Eka juga terbiasa menggunakan tetes mata ketika matanya terasa sakit. Tak diduga, kebiasaannya itu justru memperparah gangguan penglihatannya. Hingga 6 tahun kemudian, dia divonis oleh dokter menderita penyakit glukoma yang membuat kedua matanya tidak dapat melihat apa pun.

Berita sebelumyaSatu Tahun E-KTP Belum Jadi
Berita berikutnyaSuka Baca Novel
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -