Masih Banyak Perawat Tak Paham Penanganan Darurat

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

LANGKAH TEPAT: Sejumlah perawat dan dokter memberikan penanganan  darurat kepada seorang pasien dalam sosialisasi Basic Trauma dan Cardiac Life Support, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
LANGKAH TEPAT: Sejumlah perawat dan dokter memberikan penanganan darurat kepada seorang pasien dalam sosialisasi Basic Trauma dan Cardiac Life Support, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

KALIGAWE — Banyaknya perawat yang masih belum optimal dalam melaksanakan tugasnya ketika menghadapi Basic Trauma dan Cardiac Life Support. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat, pihak Rumah Sakit Islam Sultan Agung, menggelar pelatihan yang diikuti 38 perawat, di hall Islamic Teaching Hospital, kemarin.

Koordinator Pelatihan Windiarti mengatakan pelatihan tersebut dilakukan karena masih tinggi tingkat kematian dan kecacatan akibat kegawat daruratan.”Pelatihan ini ditujukan bagi perawat yang bertugas di tempat khusus seperti UGD ICU,” katanya.

Pelatihan dasar ini, katanya, meliputi penanganan trauma. Hal tersebut harus dipahami secara benar dan betul, pasalnya ada juga perawat yang awam dan belum tahu membantu korban, sehingga bisa membahayakan karena tidak memiliki pengatahuan dasar dalam penanganan korban trauma. ”Seperti membantu korban patah tulang, apabila tidak tahu penanganan dengan baik dan benar bagaimana mengangkatnya justru akan membahayakan bagi pasien,” ungkapnya.

Selain itu biasanya perawat belum paham menangani permasalahan pasien seperti cedera di kepala, pernapasan yang tergangu atau gangguan pendarahan. ”Untuk itu perlu dilakukan pemahaman agar tidak terjadi kesalahan ketika melakukan tugasnya sebagai seorang perawat,” akunya.

Dalam pelatihan Basic Trauma dan Cardiac Life Support ini, katanya, akan mendapatkan sertifikat dari Kementerian Kesehatan dan akan sertifikat tersebut berlaku selama 4 tahun. ”Jadi mereka itu bisa menggunakan sertifikat tersebut untuk keperluan bekerja di tempat lain,” katanya.

Sementara itu Direktur Utama RSI Sultan Agung, dr Masyhudi mengatakan dengan pelatihan Basic Trauma dan Cardiac Life Support dapat menentukan manajemen penanganan kasus trauma berdasarkan prioritas, selain itu juga memulai manajemen primary dan secondary survey dengan mengacu ”golden hour” dalam penanganan kasus gawat darurat. (hid/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -