Siapkan Pemimpin Berjiwa Sosial

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Banyaknya bencana di Jateng menjadi perhatian khusus Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Jawa Tengah. Sebagai langkah awal, BSMI Jateng mengadakan Diklat pimpinan bagi 50 pengurus BSMI provinsi dan kabupaten/kota di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kota Semarang, kemarin. Langkah ini untuk membekali agar mereka bisa menjadi seorang pemimpin dan memiliki jiwa sosial tinggi.

Ketua BSMI Jawa Tengah, dr Osmana Suteja menyampaikan, diklat pimpinan untuk membekali generasi muda agar bisa menjadi sosok pemimpin dan memiliki jiwa sosial tinggi. Selain itu sebagai bekal pengurus dan relawan BSMI Jawa Tengah agar lebih siaga dan tangkas menghadapi bencana di Jateng. Apalagi di Jateng kerap terjadi bencana setiap tahun. ”Ini mendesak untuk dilakukan karena ini tuntutan organisasi dan sebagai konsekuensi pengurus baru. Selain itu agar mereka bisa lebih peka dan memiliki jiwa sosial besar,” ujarnya, kemarin.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BSMI, M. Djazuli Ambari, menyampaikan tujuan Diklatpim kali ini untuk membentuk kompetensi Kepemimpinan Operasional pada Pengurus BSMI baik di Provinsi maupun Daerah. Kompetensi yang dibangun pada Diklatpim ini adalah kompetensi Kepemimpinan Operasional untuk membuat perencanaan kegiatan serta memimpin keberhasilan implementasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Djazuli menyampaikan atensi luar biasa atas kerja keras BSMI Jateng selama ini ketika turun di musibah bencana alam di Banjarnegara. Ia bahkan mendapatkan laporan sampai hari ini BSMI Jateng masih aktif mendampingi korban longsor di Banjarnegara dengan berbagai program pendampingan masyarakat. ”Bahkan BSMI Jateng masih memberikan bantuan dropping air bersih dari salah satu relawan di daerah Karangkobar Banjarnegara,” tambahnya.

Ia meminta semua pihak baik LSM dan pemerintah bisa bersatu padu dalam mengantisipasi datangnya musibah bencana alam. Termasuk membuat program pemulihan secara cepat dan tuntas bagi warga yang terkena dampak musibah bencana alam. (fth/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -