3 Pansus Bahas 8 Raperda

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL – DPRD Kendal membentuk tiga panitia khusus (pansus) untuk membuat delapan rancangan peraturan daerah (Raperda). Dua diantaranya adalah raperda baru dan lainnya raperda perubahan dari Perda lama.

Dua perda baru adalah raperda tentang penyelenggaaraan retribusi perpanjangan izin mempekerjakan tenaga asing di Kendal. Selain itu raperda tentang pemilhan kepala desa.

Sedangkan raperda perubahan dari Perda lama yang dianggap sudah tidak relevan sehingga perlu disesuaikan. Diantaranya raperda perubahan atas Perda nomor 2 tahun 2009 tentang penyertaan modal pemerintah kabupaten pemkab Kendal ke Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU); raperda perubahan atas perda nomor 10 tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha; raperda perubahan Perda nomor 3 tahun 2011 tentang penyelenggaraan Administrasi Kependudukan Kendal.

Kemudian raperda tentang pencabutan Perda nomor 10 tahun 2007 tentang kedudukan keuangan kepala desa dan perangkat desa. Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono mengatakan, perubahan dan usulan raperda muncul dari pihak eksekutif dalam paripurna 27 Agustus lalu. “Usulan disetujui dewan dengan menindak lanjutinya membentuk tiga pansus yang terdiri dari komisi-komisi sesuai dengan lingkup tugas dan wewenangnya,” ujar Prapto, Selasa (8/9).

Alasan perubahan perda dan muncul perda baru lantaran dianggap sudah sesuai dengan kondisi sekarang. “Sedangkan perda-perda lama, dianggap sudah tidak relevan lagi untuk diterapkan dalam kondisi sekarang ini, sehingga perlu diubah atau diperbarui lagi,” katanya.

Salah satunya perda pencabutan kedudukan dan keuangan kepada desa nomor 10 tahun 2011. Menurutnya menyusul adanya aturan baru dari pusat, di mana keuangan desa akan sesuai UU desa lansung dikelola desa setempat. “Jadi perlu disesuaikan, seperti gaji dan tunjangan serta tanah bengkok desa,” jelasnya.

Penjabat (Pj) Bupati Kendal, Kunto Nugroho mengatakan, pencabutan Perda nomor 10 tahun 2007 tentang kedudukan dan keuangan desa dilakuan lantaran Bupati telah menerbitkan Perbup nomor 29 tahun 2015 tentang penghasilan tetap, tunjanan dan pernerimaan lain yang sah bagi kepala desa dan perangakat desa. Sedangkan raperda perubahan atas Perda retribusi jasa usaha substansinya akan memberikan kepastian huum kepada masyarakat atau pengguna jasa kelpelabuhanan dengan meningkatkan kualitas SDM dan peningkatan fasilitas. “Sehingga bisa beroperasional dan memberikan multiflyer efect kepada masyarakat Kendal dan Jateng,” katanya. (bud/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -