Direktur Meninggal, Proyek Molor

Pembangunan Jembatan Gotong Royong

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DIBONGKAR: Proyek jembatan gotong royong Sendangguwo yang sempat tersendat. (M. HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIBONGKAR: Proyek jembatan gotong royong Sendangguwo yang sempat tersendat. (M. HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SENDANGGUWO – Proyek pembangunan jembatan gotong royong Sendangguwo, Pedurungan terancam molor. Pasalnya, pekerjaan yang seharusnya dimulai Juli 2015 lalu, baru terlaksana pada September ini.

Rabu (9/9) kemarin, para pekerja mulai meneruskan pembangunan jembatan gotong royong yang menghubungkan Kelurahan Gemah Pedurungan dengan Kelurahan Sendangguwo Tembalang tersebut. Selama pembangunan, warga melewati jembatan sementara dari bambu di sisi jembatan yang dibangun.

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Kota Semarang, Sarwo Edi, mengatakan, jembatan gantung tersebut rencananya akan dibuat permanen dengan konstruksi beton. Pekerjaan yang kontraknya ditandatangani pada 27 Juli 2015 lalu itu sempat tersendat. Pasalnya, direktur pelaksana proyek pemenang tender meninggal dunia.

”Dampak dari kejadian itu, menyebabkan pembangunan jembatan mengalami penundaan sekitar 2 bulan, karena baru dimulai September ini,” ujar Sarwo Edi saat mendampingi inspeksi mendadak (sidak) bersama Komisi C DPRD Kota Semarang.

Dia mengatakan, proyek jembatan tersebut menelan anggaran Rp 4,9 miliar melalui APBD Murni 2015. Jembatan dibangun dengan panjang 63 meter dan lebar 6 meter. Pihaknya mendorong kepada pelaksana pekerjaan untuk mengerahkan secara maksimal terkait tenaga dan alat berat supaya waktu pekerjaan tidak molor.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -