Kecelakaan Kerja, TKW Lumpuh

Keluarga Tuntut Agen Pengirim

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL – Kabar buruk kembali menimpa tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Hongkong. Kali ini kabar buruk berasal dari Nur Khalifatun, 27, warga Desa Mojo, Kecamatan Ringinarum, Kendal. Nur mengalami kelumpuhan karena kecelakaan kerja. Ironisnya, agen penyalur Nur, PT Arni Family tidak memberitahukan keluarga jika Nur dalam kondisi tersebut .

Keluarga justru mendapatkan kabar dari Nur sendiri yang mengirimkan pesan singkat ke kakaknya yang saat ini tinggal di Kalimantan. Orangtua Nur, Marsin, 52, akhirnya melaporkan kejadian itu ke Jaringan Kerja Relawan Hak Asasi Manusia (Jakerham) Kendal. Ia menuntut agen TKW yakni PT Arni Family cabang Thalab dianggap tidak transparan terhadap apa yang menimpa anak kedua Marsin. “Keluagar baru tahu kalau kecelakaan ya dari kakaknya Yanti kakanya Nur, yang sempat menerima pesan singkat. Katanya Nur sdang dirawat di Makau, serta tidak lagi bekerja di Hongkong,” ujarnya, kemarin.

Marsin menceritakan, Nur mulai bekerja di Hongkong di sebuah perusahaan 19 Juni lalu. Ia menuntut pertanggungjawaban dari agen TKW yang memberangkatkan Nur karena dinilai tidak profesional. “Harusnya agen melaporkan apa yang terjadi, ini malah diam saja,” katanya.

Ketua Jakerham Kendal, Mualimah mengatakan, sesuai dengan UU No. 39 tahun 2004, tentang Penempatan Tenaga Kerja dan Pelindungan TKI ke Luar Negeri, mengatur perusahaan tenaga kerja atau agen wajib memberikan jaminan perlindungan pra dan paska penempatan TKI dinegra tujuan. ” Termasuk perlakuan buruh, kecelakaan kerja, dan hak asasi manusia,” ujarnya.

Mualimah mengaku bakal mengadukan langsung ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kendal. Agen pengirim PT. Arni dinilai tidak terbuka dan tidak bertanggungjawab terhadap orang yang diberangkatkan. “Kasus ini sebagian kecil, kami harap pihak terkait bisa ikut menangani kasus ini,” tuturnya. (den/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -