Penutupan Raimuna 2015 Diwarnai Isak Tangis

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PENUTUPAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melakukan penutupan Raimuna XI Provinisi Jawa Tengah 2015, di Bumi Perkemahan, Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin malam. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUTUPAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melakukan penutupan Raimuna XI Provinisi Jawa Tengah 2015, di Bumi Perkemahan, Linggo Asri, Kajen, Kabupaten Pekalongan, kemarin malam. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Penutupan kegiatan Raimuna XI Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015, di Bumi Perkemahan Desa Linggo, Kecamatan Kajen, Rabu (9/9) malam kemarin, berlangsung sendu. Dari 35 Kwartir Cabang se-Jawa Tengah atau 1000 peserta, banyak yang meneteskan air mata, terbawa suasana yang mengaduk emosi saat akan berpisah dengan sesama peserta setelah bersama menjalankan kegiatan sejak Jumat (4/10) hingga kemarin. Antar peserta Raimuna juga saling bertukar cinderamata sebagai kenang-kenangan.

Bupati Pekalongan, Amat Antono, selaku Kamabicab Kabupaten Pekalongan mengatakan bahwa kegiatan Raimuna menjadi media untuk memperkokoh antaranggota pramuka se-Jawa Tengah. Sehingga dapat membentuk karakter generasi muda yang baik dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. “Salam hormat keluarga besar Pramuka se-Jawa Tengah. Dan saya berdoa dan berharap mudah-mudahan kita semua yang tergabung dalam gerakan Pramuka, menjadi teladan dan menginspirasi sesama,” kata Amat Antono.

Sementara itu, Kepala Kwarda Jawa Tengah, Budi Prasetya mengingatkan bahwa para peserta Raimuna harus bangga sebagai generasi yang beruntung karena terpilih menjadi peserta Raimuna XI Provinsi Jawa Tahun 2015 ini. Pengalaman yang diperoleh selama melakukan kegiatan Raimuna, akan berharga dimasa mendatang. Bahkan, akan menjadi patokan dalam menjalani hidup yang bersahaja, tolong menolong serta dapat mengelola alam agar bisa memberikan kesejahteraan.

“Bangsa Indonesia ini maju dan menjadi lebih baik, apabila ada teladan yang dimulai dari diri kita sendiri dengan menjadi orang yang baik berbudi luhur, tulus ikhlas serta menjadi orang yang bertanggung jawab. Maka melalui kepramukaan ini, persahabatan dapat terbina dengan dasar Tri Satya dan panduan moral Dasa Dharma Pramuka, “ tegas Budi Prasetya. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -