Ekspor Kopi Terganjal Standarisasi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Standarisasi kopi dari sejumlah negara dinilai masih menjadi salah satu permasalahan bagi produk kopi Indonesia. Bantuan pemerintah dalam melakukan pendekatan ke negara-negara tujuan ekspor maupun peningkatan mutu kopi sangat diharapkan.

Wakil Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Tengah, Moelyono Soesilo mengatakan, tiap negara tujuan ekspor memiliki standarisasi kopi berbeda-beda. Hal ini yang perlu diperhatikan agar produk kopi Indonesia lebih dapat diterima. Ekspor ke Jepang, misalnya. Kopi Indonesia sering terkena masalah Maximum Residu Limit (MRL). Menurut standar Jepang, kopi yang dikirim dari Indonesia ada yang masih mengandung pestisida berlebih. Sehingga otomatis Jepang menolak.

Demikian halnya dengan standarisasi di Eropa. Menurutnya, standarisasi di Eropa juga cukup berat. Terlebih apabila ada satu negara dari Uni Eropa menolak kopi Indonesia, maka seluruh negara di Eropa menolak. “Memang standarisasi masing-masing negara berbeda. Penolakan ini juga tidak hanya dialami oleh Indonesia saja, beberapa negara pengekspor kopi seperti Brazil dan Colombia juga pernah mengalami hal tersebut,” ujarnya. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -