Empat Bangunan Ludes Terbakar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KEBAKARAN: Tiga bangunan ludes  di Desa Penanggulang, Pegandon akibat dilalap si jago merah, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEBAKARAN: Tiga bangunan ludes di Desa Penanggulang, Pegandon akibat dilalap si jago merah, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Dua insiden kebakaran terjadi dalam satu hari, Senin (14/9) kemarin. Setidaknya empat bangunan ludes terbakar si jago merah. Yakni di Desa Penanggulan, Pegandon dan di Dusun Karangtengah, Desa Panaruban, Weleri.

Empat bangunan yang ludes dilalap si jago merah yakni tiga bangunan di Penanggulan, Pegandon terdiri dua rumah dan sebuah warung makan. Sedangkan satu rumah terbarkar lainnya terjadi di Panarubann, Weleri. Dua rumah itu milik Saudah, 60, dan Sri Rusmiyati, 52. Sedangkan satu warung makan warung tega (warteg) milik Saudah yang disewakan untuk Warteg. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tapi diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Insiden kebakaran di Penanggulan, terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari. Api kali pertama diketahui Saudah saat akan membuka warteg. Sebelum terjadi kebakaran listrik di wilayah mengalami pemaadaman. “Selang 1,5 jam kemudian listrik menyala. Saat menyala itulah, muncul percikan api dari ruang tengah milik Saudah,”ujar Saudah.

Saudah yang melihat percikan api panik dan keluar warteg miliknya. Ia lalu berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban, memberikan pertolongan. Sejumlah warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sementara warga yang lain memanggil petugas pemadam kebakaran. Api dengan cepat membesar dan merembet ke semua arah rumah. Bahkan rumah Sri Rusmiyati yang letaknya berdekatan juga ikut terbakar. “Pemilik rumah sudah tidak sempat menyelamatkan isi rumah, semua ikut terbakar,” ujarnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Kendal, Yunan Arif Rahman mengimbau warga lebih berhati-hati. Sebab musim kemarau, memang rawan terjadi kebakaran karena percikan api mudah membakar kayu-kayu yang kering. “Dari data kami miliki, dari Januari sampai September ini sudah ada 101 kasus kebakaran terjadi di Kendal,” katanya. (bud/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -