Pedagang Sayur Dirampok

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN –Seorang pedagang sayur keliling, Lasno, 31, warga Dusun Sawung, Desa Belimbing, Kecamatan Boja, Kendal menjadi korban perampokan sekelompok begal saat melintas di jalan raya Bantir, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Korban dicegat ketika hendak berangkat kulakan sayur di pasar Sumowono, Minggu (13/9) pukul 03.00.

Enam pemuda langsung langsung memepet dan berupaya merampas tas dan sepeda motor korban. Bahkan, pelaku sempat merampas kunci sepeda motor dan menarik narik tas korban. Tapi korban terus melakukan perlawanan hingga akhirnya pelaku emosi dan memukul korban dengan kayu batangan.

“Pelaku enam orang dan sempat memukuli korban dengan kayu hingga kepala dan lengannya terluka,” kata Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Herman Sophian, Senin (14/9) kemarin.

Korban yang hanya seorang diri tidak bisa melawan akhirnya babak belur dikeroyok. Beruntung, sejumlah rekan korban datang dan akhirnya pelaku pelaku kabur ke arah Boja tanpa mendapatkan barang rampasan.

“Sempat terjadi kejar-kejaran sampai di Kecamatan Limbangan, pelaku kocar kacir. Rekan korban berhasil mengamankan seorang , MN, 18, warga Ngaliyan, Semarang,” imbuhnya.

Pelaku MN diamankan beserta sepeda motor Suzuki Satria. Sedangkan pelaku lainya berhasil lolos. Pelaku kemudian diamankan di Polsek Limbangan, Kendal dan dilimpahkan ke Polres Semarang untuk penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini tersangka masih dikeler untuk mencari pelaku lainya. “Seorang pelaku berhasil dirangkap, kami masih mengejar pelaku lainnya. Mereka ternyata warga kota Semarang dan kebanyakan masih di bawah umur,” imbuh Herman.

Kasubag Humas, AKP Endang Suprobo menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan keamanan. (tyo/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -