Pesan Sabu dari Dalam Sel

Dirazia, 21 Napi Positif Narkoba

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BERANTAS PEREDARAN : Petugas Direktorat Reserse dan Narkoba Polda Jateng dan Satnarkoba Polres Pekalongan Kota saat melakukan razia di Lapas Kelas 2A Pekalongan. Dalam sidak tersebut, dua napi ditangkap. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
BERANTAS PEREDARAN : Petugas Direktorat Reserse dan Narkoba Polda Jateng dan Satnarkoba Polres Pekalongan Kota saat melakukan razia di Lapas Kelas 2A Pekalongan. Dalam sidak tersebut, dua napi ditangkap. (Hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN – Dua narapidana (napi) kasus narkoba, Adi Purnomo dan Arif Kurniawan dicokok petugas karena kedapatan memesan narkoba jenis sabu-sabu, Selasa (15/9). Penangkapan mereka bermula saat polisi menangkap kurir narkoba di Semarang. Dari penangkapan tersebut, didapatkan info pemesannya adalah dua orang napi penghuni Lapas Kelas 2A Pekalongan.

Kepala Lapas Kelas 2A Pekalongan Suprapto menerangkan dari informasi tersebut langsung dilakukan inspeksi mendadak (sidak) oleh petugas Direktorat Reserse dan Narkoba Polda Jateng dibantu Satnarkoba Polres Pekalongan Kota di Lapas setempat, Selasa (15/9).

Razia dipimpin langsung Kabag Bin Opsnal Satuan Reserse dan Narkoba Polda Jateng AKBP Sunarto dan Kasat Narkoba Polres Pekalongan Kota AKP Junaedi. Dimulai sejak pukul 05.00 sampai pukul 09.00 WIB. “Dalam sidak kemarin mengerahkan 30 personel gabungan. Yang diperiksa ada banyak hampir semua napi dari semua blok. Terutama blok narkoba,” ucapnya, Selasa (15/9) siang.

“Pada sidak ini, kami menyasar seluruh ruang sel dan tentunya sel untuk narapidana kasus narkotika. Yaitu blok 4 sebanyak 116 orang narapidana dan blok 5 sebanyak 108 orang narapidana,” jelasnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -