RPH Siap Tampung Hewan Kurban

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Semarang menerjunkan sejumlah dokter hewan dan pengawas ternak untuk memeriksa sejumlah hewan kurban. Selain itu Disnakan juga membekali 20 takmir masjid untuk bisa melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Bahkan sejumlah rumah pemotongan hewan (RPH) juga siap menerima jika ada masyarakat yang akan menyembelih hewan kurban di sana.

Kepala Disnakan Kabupaten Semarang, Agus Purwoko Djati mengatakan, untuk persiapan menjelang pelaksanaan Idul Adha, pihaknya melatih cara penyembelihan hewan kurban secara benar dan halal. Dalam pelatihan tahap pertama diikuti 20 takmir masjid di Kabupaten Semarang. Mereka diberi pelatihan oleh tim dari MUI, serta dari dokter hewan dan juru sembelih rumah pemotongan hewan.

“Diharapkan dengan pelatihan tersebut, juru sembelih bisa melaksanakan penyembelihan sesuai prosedur. Sehingga dagingnya aman, sehat, utuh dan halal atau biasa disebuah daging ASUH,” ujar Agus, kemarin.

Agus menambahkan, Disnakan juga telah menerjunkan 6 dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan sejumlah hewan kurban baik di pasar hewan, lapak penjual hewan kurban serta memeriksa di lokasi penyembelihan. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kesehatan hewan, sarana dan prasarana serta teknis pengelolaan limbah sembelih seperti darah serta cara pengolahan daging.

“Pemeriksaan dilakukan mulai dari ternak hidup hingga menjadi daging. Sampai saat ini memang belum ada temuan penyakit hewan yang dapat menular kepada manusia. Namun kami tetap waspada harapannya daging kurban aman dikonsumsi,” kata Agus.

Agus menyampaikan bahwa sejumlah Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kabupaten Semarang juga siap menerima pemotongan hewan korban. Menurut Agus petugas RPH sudah professional dalam melakukan pemotongan hewan. “RPH juga siap, jika ada hewan kurban yang akan di potong di sana. Petugas kami tentu sudah sangat mahir dalam penyembelihan sesuai Standar Operasional Prosedur,” tambahnya. (tyo/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -