Sibagus Akan Genjot Industri Kreatif

Kurang Setuju Larangan Parkir di Pandanaran

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BLUSUKAN: Calon Wali Kota Semarang, Sigit Ibnugroho dan sang istri, Daning Arista Putri tak canggung naik becak dan berbaur dengan rakyat kecil untuk melihat kondisi nyata saat blusukan di Gayamsari beberapa waktu lalu. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BLUSUKAN: Calon Wali Kota Semarang, Sigit Ibnugroho dan sang istri, Daning Arista Putri tak canggung naik becak dan berbaur dengan rakyat kecil untuk melihat kondisi nyata saat blusukan di Gayamsari beberapa waktu lalu. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Industri kecil kreatif di Kota Semarang boleh dibilang belum tergarap optimal. Masih banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sebenarnya bisa dijadikan ujung tombak perekonomian masyarakat. Seperti kerajinan kulit, produksi kulit lunpia, dan produk lain yang berkaitan dengan kuliner.

Melihat fenomena itu, calon Wali Kota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho merasa tertantang untuk mendongkrak industri kecil tersebut, jika nantinya didapuk menjadi orang nomor satu di Kota Lunpia.

”Mari menengok tahun 1998. Ketika terjadi krisis besar-besaran, industri UMKM tetap eksis. Bahkan menjadi penyelamat merosotnya daya beli masyarakat, lantaran produk UMKM dibanderol dengan harga yang relatif murah,” ucap Sigit.

Hal itu, karena UMKM mengolah produk lokal yang tidak dipengaruhi oleh naik turunnya mata uang dolar Amerika. Sigit melihat, Semarang memiliki potensi yang besar. Calon yang diusung koalisi Partai Geindra, PAN, dan Golkar ini mencontohkan, lunpia sebagai ikon Kota Semarang masih bisa dioptimalkan. ”Kalau dilihat lebih detail, masih ada produsen kulit lunpia yang belum sejahtera,” cetusnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -