Target 1.000, Baru Bangun 2

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Keinginan pemprov untuk membangun 1.000 embung di Jateng sepertinya sulit terwujud. Sebab, program yang ditarget rampung 2018 itu belum banyak membuahkan hasil. Saat ini saja, baru dua embung yang dibangun itu pun dibiayai pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jateng, Prasetyo Budi Yuwono mengatakan, dua embung yang dibiayai pemerintah pusat tersebut ditargetkan bisa rampung akhir tahun. Pembangunan target 1.000 embung bakal dikerjakan bertahap sampai 2018 mendatang. Yakni di Kabupaten Pubalingga dan Kabupaten Tegal.

”Sekarang baru dua, targetnya bisa membangun 1.000. Kalau di Jateng sudah ada 11 embung yang dibangun,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, pembangunan 1.000 embung difokuskan di daerah yang rawan kekeringan. Nantinya, embung difungsikan sebagai wadah untuk menampung air hujan. Jadi ketika musim kemarau, air bisa dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat sekitar. ”Pembangunan bertahap, nanti diprioritaskan daerah yang rawan kekeringan,” imbuhnya.

Selama ini, potensi ketersediaan air di Jateng mencapai 65 miliar meter kubik. Tapi karena minimnya embung atau penampung air, yang bisa dimanfaatkan hanya 20 persen. ”Jika embung dibangun jelas bisa meminimalisir potensi air yang terbuang sia-sia tersebut,” tambahnya.

Prasetyo berharap musim hujan segera datang. Sebab, kemarau panjang semakin membuat kekeringan meluas dan embung di Jateng mengering. Hujan buatan yang digagas juga belum bisa direalisasikan. Pihaknya memastikan sejumlah embung masih tetap memiliki debit air meski sudah menyusut airnya.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ngainirricardl meminta agar ada perencanaan matang terkait dengan pembangunan embung di Jateng. Mulai dari pemilihan lokasi embung, sampai target ke depan yang bakal dicapai. Jangan sampai pembangunan justru membebani pemerintah. ”Saya kira harus ada pertimbangan banyak, jangan asal bangun dan memenuhi target saja. Lokasinya bagaimana, kondisi tanah agar benar-benar bisa maksimal,” katanya.

Politisi PPP ini meminta masyarakat harus dilibatkan dalam proyek pembangunan tersebut. Ini sebagai langkah utama agar masyarakat merasa memiliki dan bisa menjaga embung dengan maksimal. Pihaknya juga menyoroti selama ini banyak proyek pemerintah yang hanya asal bangun. ”Mestinya harus sesuai kebutuhan dan asas kemanfaatan. Kalau embung untuk masyarakat, lokasinya harus strategis dan benar-benar di daerah yang rawan kekeringan,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -