475 Alat Peraga Kampanye Ilegal Dirazia

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

APK ILEGAL : Panwaskab bersama dengan Satpol PP Kabupaten Pekalongan menertibkan alat peraga kampanye ilegal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan yang tersebar di banyak tempat. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
APK ILEGAL : Panwaskab bersama dengan Satpol PP Kabupaten Pekalongan menertibkan alat peraga kampanye ilegal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan yang tersebar di banyak tempat. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Bulan pertama memasuki kampanye, Panwas Kabupaten Pekalongan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan sebanyak 475 Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal. Yakni milik pasangan kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan yang bertarung dalam Pilkada 2015 ini.

APK ilegal tersebut, sebagian besar berupa baliho, spanduk hingga stiker yang bentuk dan ukurannya tidak sesuai dengan PKPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang kampanye Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Seperti bentuk dan ukuran serta tempat pemasangan, yang tidak sesuai dengan PKPU Nomor 7 Tahun 2015.

Ketua Panwas Kabupaten Pekalongan, Ahmad Dzul Fahmi, menyatakan bahwa bahwa ada 1.000 lebih APK ilegal, milik kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan yang tersebar dan dipasang di banyak tempat di wilayah Kabupaten Pekalongan. “Dalam satu bulan ini sudah 475 APK ilegal kita tertibkan,” ungkap Fahmi.

Dijelaskan Fahmi, sebelum Panwas melakukan penertiban dan mencopot APK ilegal, pihaknya jauh hari sudah memberikan surat teguran kepada pemilik APK. Namun setelah surat teguran tersebut tidak direspon, pihaknya bersama Satpol PP Kabupaten Pekalongan mencopot APK ilegal tersebut.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -