Ajak Cinta Lingkungan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

CINTA LINGKUNGAN : 70 pemuda se Jawa Tengah mendapatkan pelatihan dasar cinta alam di Pantai Sendang Sikucing Weleri, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
CINTA LINGKUNGAN : 70 pemuda se Jawa Tengah mendapatkan pelatihan dasar cinta alam di Pantai Sendang Sikucing Weleri, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Sebanyak 70 pemuda dari berbagai daerah di Jawa Tengah mendapatkan pelatihan agar bisa lebih cinta terhadap lingkungan. Langkah ini dilakukan agar generasi muda bisa lebih menghargai dan menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sekitar. Sebagai langkah awal, mereka dibawa ke Pantai Sendang Sikucing Weleri Kendal dan diberi pelatihan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal. Selain itu, mereka diajak menanam bibit pohon Ketapang untuk mencegah terjadinya abrasi.

Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jateng, Rihayati, mengatakan pelatihan dasar kepecintaalaman yang diselenggarakan bekerjasama dengan Lanal Semarang, Disbudpar Kabupaten Kendal, dengan dibantu BPBD Kabupaten Kendal untuk mengajarkan tentang cinta terhadap alam dan bisa menjaga kelestariannya. “Biasanya para pemuda apatis dan cenderung cuek, di sini kami ingin menanamkan cinta lingkungan. Sebab, kerusakan alam bukan hanya tanggung jawab bersama,” katanya kemarin.

Harapannya ketika mereka kembali kemasyarakat bisa menularkan virus dan semangat peduli lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mencetak kader pecinta alam yang handal dalam pelestari lingkungan hidup. “Para generasi ini akan melanjutkan perjuangan untuk melestarikan dan menjaga alam agar tetap utuh, sehingga apa yang ada saat ini bisa dinikmati anak dan cucu kita dimasa depan,” ujarnya.

Seorang peserta asal Pemalang, Diana Setara, 18, mengatakan, kegiatan sangat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan dan wawasan mengenai lingkungan. Ia mengaku jika usai pelatihan bisa mengetahui metode penyelematan lingkungan serta cara menghadapai masalah lingkungan. “Melestarikan lingkungan itu wajib, apalagi saat ini terjadi bencana alam karena banyaknya eksplorasi terhadap alam. Jangan sampai kerusakan alam membuat anak cucu kelak tidak bisa menikmati kekayaan alam yang ada,” ujarnya. (den/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -