Diresmikan Jokowi, Belum Bisa Realisasi

Pembangunan PLTU Batang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Batang hingga saat ini diketahui belum menemukan titik terang. Salah satunya adalah terkendala pembebasan lahan. Padahal, proyek pengadaan listrik berkapasitas 2 x 1.000 megawatt tersebut mendesak untuk direalisasikan.

”Kita terus lakukan komunikasi dengan masyarakat (yang menolak) di sana. Sehingga nantinya tidak perlu menggunakan UU No 2/2012 (tentang pembebasan tanah untuk kepentingan umum),” ungkap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai sidang paripurna pembahasan perubahan APBD 2015 di gedung DPRD Jateng, kemarin.

Ganjar mengakui jika proses pembebasan lebih cepat akan lebih baik. Akan tetapi, ia mengaku lebih memilih melakukan komunikasi terlebih dahulu sebelum menempuh jalur konsinyasi melalui pengadilan. ”Jika hal itu (konsinyasi) terjadi, harga (tanah) yang dinego akan merugi. Kami lebih senang tidak melakukannya,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, Ganjar mengaku telah mengirim tim yang bertugas melakukan negosiasi kepada masyarakat. Meski kemudian mereka mengajukan gugatan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), ia menyatakan tetap menghargainya. ”Itu hak mereka. Yang jelas pembangunan menjadi terhambat,” tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Komisi D DPRD Jateng Jayus mendesak agar pemprov bisa mencarikan solusi secepatnya. Sebab, proyek PLTU Batang yang menempati lahan 250 hektare itu sudah diresmikan Presiden Jokowi. Tapi sayang, masih ada 12,51 hektare lahan yang belum bebas. ”Ini harus segera diselesaikan, apalagi proyek sudah diresmikan dan ditarget segera dibangun,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan PLTU Batang sangat dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan energi. Sebab, saat ini kondisi energi di Indonesia sedang krisis dan membutuhkan banyak pasokan. Meski begitu, pembangunan yang dilakukan harus ramah lingkungan. ”Jangan sampai pembangunan merusak lingkungan. Karena ini juga menyangkut ekosistem dan keadaan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) RI Sudirman Said menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang dapat dimulai bulan ini. Menurutnya, perkembangan ekonomi yang kian meningkat akan berdampak pada kebutuhan energi listrik yang besar.

Sesuai instruksi presiden, lanjut Sudirman, penambahan energi di berbagai wilayah harus dipercepat. Kalau tidak, akan ada wilayah yang gelap dan menjadi krisis listrik. ”Sebab itulah, pembangunan PLTU Batang perlu direalisasikan,” ujarnya. (fai/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -