Razia Kos, Dua Penghuni Positif Narkoba

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TES URINE : BNN Kendal langsung menggelar tes urine dalam razia yustisi bagi seluruh penghuni kos maupun narapidana. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TES URINE : BNN Kendal langsung menggelar tes urine dalam razia yustisi bagi seluruh penghuni kos maupun narapidana. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Dua penghuni kos-kosan di Kelurahan Kalibaros, belakang Dupan Square Pekalongan, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan diketahui positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Hal itu diketahui dalam razia yustisi penyalahgunaan narkoba, Kamis petang (17/9) kemarin.

“Kami menemukan dua penghuni kos-kosan positif mengkonsumsi narkoba. Itu diketahui setelah dilakukannya tes urine oleh petugas,” kata Kompol Crubus Kasi Pemberantasan BNN Kendal, Kamis (17/9) malam.

Keduanya kini telah diperiksa di RS HA Djunaid. Satu di antaranya, dinyatakan hanya pernah menjadi pemakai dan satu penghuni kos lainnya positif pemakai.

Dijelaskan, razia tersebut merupakan pengembangan dari razia yang digelar di Dupan sebelumnya. Dalam razia kos kemarin, petugas menyisir tempat kos-kosan di daerah Pragak Kelurahan Kuripan Yosorejo. Kemudian, menyisir tempat kos di daerah Kelurahan Kalibaros, belakang Dupan Square dan kemudian mendapati pengguna narkoba tersebut.

Sebelumnya, tim juga kembali merazia penghuni Rutan Kelas 2A Pekalongan di Kawasan Jetayu. Dari razia tersebut, mendapati tujuh narapidana positif konsumsi narkoba.

Dijelaskan lebih lanjut, razia yustisi dilakukan dengan cara tes urine bagi seluruh penghuni kos maupun narapidana. Kegiatan tes urine bagi narapidana merupakan implementasi program rehabilitasi 100 ribu bagi pecandu narkoba di Indonesia.

“Maka untuk memastikan, agar dapat dilakukan rehabilitasi dan rawat jalan, maka dilakukan tes urine serta asesmen,” terang Kompol Crubus.

Melalui upaya razia yustisi tersebut, diharapkan dapat memberikan konseling secara terus menerus, sehingga muncul kesadaran untuk meninggalkan narkotika atau lepas dari kecanduan. Terkait hasil sampel urine dinyatakan positif, maka yang bersangkutan akan dilakukan rehabilitasi.

“Untuk asesmen, BNN menggandeng konselor dari RS HA Djunaid Buaran. Untuk pendalaman dan mengetahui sejauhmana secara psikologis keterikatan pengguna terhadap narkotika,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Klas IIA Pekalongan, Tatang Suherman, menjelaskan ada 218 narapidana yang mengikuti tes urine. Ia mengaku mendukung upaya yang dilakukan BNN. “Mereka yang sudah direhabilitasi, dilakukan tes urine kembali. Termasuk, narapidana yang baru masuk ke Rutan,” tandas Tatang Suherman. (han/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -