27 Persen Remaja Jateng Tak Sekolah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Muh Zen Adv
Muh Zen Adv

”Ini kan ironis karena Jateng terkesan belum peduli terhadap pendidikan,”

Muh Zen Adv, Anggota Komisi E DPRD Jateng

SEMARANG – DPRD Jateng menyorot masih rendahnya angka partisipasi kasar (APK) masyarakat Jateng di sektor pendidikan. Sebab dari data Dinas Pendidikan Jateng dari 100 anak usia SMA, ternyata masih ada 27 yang masih belum bersekolah. Ironisnya, mereka yang tidak sekolah justru merupakan remaja yang berada di perkotaan bagian pinggir.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv mengatakan, berkaca dari fakta itu jelas Jateng belum siap untuk program wajib belajar 12 tahun. Kalah dengan provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta serta sejumlah provinsi lain. ”Ini kan ironis karena Jateng terkesan belum peduli terhadap pendidikan,” katanya, kemarin.

Politisi PKB ini menambahkan, mestinya pemprov bergerak cepat untuk mengatasi masalah tersebut. Apalagi semua orang mengamini, jika pendidikan merupakan jalan utama untuk mencetak dan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang andal. ”Harus ditelusuri kenapa ada 27 persen yang tidak sekolah. Apakah karena kemiskinan, bekerja atau memang biaya tinggi. Ini angka yang masih sangat tinggi,” imbuhnya.

Jika anak-anak tidak bisa melanjutkan sekolah karena miskin, pemprov seharusnya bisa melebihkan anggaran. Toh, selama ini untuk SMA negeri gratis alias tidak ada biaya. Selain itu, pemprov juga bisa memanfaatkan SMA swasta dengan memberikan subsidi agar biaya pendidikan bisa ditekan. Karena diakui atau tidak banyak anak yang tidak masuk negeri akhirnya lari ke sekolah swasta yang memang diperbolehkan untuk menarik biaya sekolah. ”Artinya tergantung kemauan dan kebijakan dari pemprov. Bagaimana bisa memberikan subsisi agar tidak ada yang putus sekolah,” tambahnya.

Zen mengakui sejauh ini Jateng memang belum mencanangkan wajib pendidikan 12 tahun. Pemprov kesannya hanya baru melemparkan wacana terkait dengan rintisan kebijakan tersebut. Buktinya sudah bertahun-tahun tapi belum ada kebijakan jelas dan mengikat untuk wajib belajar 12 tahun di Jateng. Mestinya, pemprov harus benar-benar peduli dengan pendidikan di Jateng dengan mengalokasikan anggaran lebih dibandingkan sektor lain. ”Harus dilakukan pendataan berkala, agar nanti bisa diidentifikasi dengan cepat. Berapa yang mestinya sekolah dan berapa yang tidak,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -