Berlari, Sambil Saling Lempar Nasi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PERANG NASI: Para pemuda Desa Jleper, Kecamatan Mijen melakukan tradisi tawur nasi sebagai sarana tolak bala (bencana). (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)  Warga
PERANG NASI: Para pemuda Desa Jleper, Kecamatan Mijen melakukan tradisi tawur nasi sebagai sarana tolak bala (bencana). (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
Warga

DEMAK – Suasana menarik terlihat di Desa Jleper, Kecamatan Mijen, kemarin. Puluhan warga baik muda maupun tua tampak asik mengikuti tradisi tawur nasi. Mereka terlihat semangat ketika saling aksi lempar nasi yang sudah disiapkan di wadah bakul.

Aksi saling lempar nasi ini terjadi dihalaman rumah kepala desa (kades) Desa Jleper. Perang nasi dilakukan secara terbuka sehingga banyak warga yang merasa terhibur dengan tradisi tawur nasi tersebut. Mereka saling tertawa meski badan mereka berlepotan nasi putih tersebut. Konon, tradisi ini pernah tidak dijalankan warga setempat. Namun, bencana pun datang. Warga tidak bisa panen alias gagal panen (pagebluk). Dengan adanya fenomena tersebut, warga pun tetap melaksanakan tradisi para nenek moyang mereka untuk melakukan tawur nasi tersebut.

Tradisi ini masih tetap bertahan meski di tengah gempuran budaya modern. Tradisi ini merupakan salah satu sarana untuk meminta kepada Allah SWT agar kampung tersebut dihindarkan dari bencana apapun termasuk pagebluk pangan. Tawuran sego (nasi) tersebut juga menandai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah para petani, utamanya saat peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -