Jawa Tengah Belum Ramah Investor

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PERLU SOLUSI : Pekerja menyelesaikan pembentukan plat besi di sebuah perusahaan karoseri di Kabupaten Semarang belum lama ini. Jateng selama ini dianggap belum ramah investor. Kondisi tersebut mengakibatkan banyak pengusaha menanamkan investasinya di provinsi lain. (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)
PERLU SOLUSI : Pekerja menyelesaikan pembentukan plat besi di sebuah perusahaan karoseri di Kabupaten Semarang belum lama ini. Jateng selama ini dianggap belum ramah investor. Kondisi tersebut mengakibatkan banyak pengusaha menanamkan investasinya di provinsi lain. (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)

SEMARANG – Dewan menilai Jawa Tengah belum ramah terhadap para investor. Kondisi ini terbukti, dengan masih minimnya investor yang membuka usaha di provinsi ini. Mereka lebih memilih Jawa Barat ataupun Jawa Timur sebagai lokasi bisnisnya.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Akwan mengatakan sebenarnya ada tiga hal yang membuat investor tertarik masuk daerah. Yakni masalah infrastruktur, keamanan dan kemudahan mengurus perizinan. Namun tidak semua faktor tersebut bisa dipenuhi di Jateng. ”Jadi wajar jika investor lebih melirik daerah lain dibandingkan Jateng,” katanya, kemarin.

Ia mencontohkan infrastruktur tidak melulu pembangunan jalan yang bagus. Tapi juga bagaimana infrastruktur seperti bandara, pelabuhan dan jalan utama menuju lokasi pembangunan pabrik. Kemudahan akses dan kenyamanan lokasi menjadi salah satu hal yang tidak boleh ditinggalkan. Meski sudah mencanangkan tahun infrastruktur, ternyata masih banyak yang belum tersentuh pembangunan. ”Begitu juga soal keamanan dan izin. Investor akan cenderung memilih daerah yang mempermudah perizinan,” imbuhnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -