Satlantas Tingkatkan Layanan Prima Untuk Masyarakat

483

Rendy mengatakan, hadirnya anggota Satlantas di setiap kegiatan masyarakat dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Anggota Satlantas Polres Semarang siap memberikan layanan prima. Hal itu sebagai perwujud Satlantas Peduli Masyarakat dan sesuai tema HUT ke – 60 Satlantas “Melalui revolusi mental polisi lalulintas siap memantapkan soliditas dan profesionalisme guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas dan pelayanan prima yang bebas dari KKN. Kami berharap anggota Satlantas memiliki kedekatan dengan masyarakat. Sebab Kamseltibcar Lantas akan mudah tercapai jika ada peran serta masyarakat untuk disiplin berlalulintas,” imbuhnya.

Untuk menciptakan kesadaran tertib berlalulintas, Satlantas Polres Semarang terus mengembangkan program sosialisasi dan pendidikan berlalulintas. Dengan menyasar di sekolah, pabrik dan juga perkantoran. Termasuk menggelar latihan teknik mengendarai di tempat keramaian masyarakat. “Salah satunya mengajarkan safety riding pada pelajar dan karyawan. Termasuk pengenalan berlalulintas pada anak-anak usia dengan membuat program Polisi cilik. Ini untuk mengenalkan rambu-rambu lalulintas yang dikemas dengan permainan sehingga tidak membosankan,”tambahnya.

Sejumlah anggota Satlantas Polres Semarang juga banyak yang berprestasi. Seperti juara satu safety riding kelas Polwan 150-250 cc tingkat Polda Jateng yang diraih Bripda Indah Purnamasari. Juara tiga safety driving Polki, Brigadir Dwijayanto.

Kapolres Semarang, AKBP Latif Usman mengatakan, semua ini dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Pihaknya terus menggeber berbagai program unggulan yang bersifat social masyarakat. Antara lain Polisi peduli pembangunan, polisi peduli kesejahteraan, polisi peduli pengangguran dan polisi peduli pendidikan. “Untuk tercapainya program tersebut dengan cara memberdayakan seluruh anggota polisi. Utamanya Bhabinkamtibmas agar selalu menyambangi masyarakat dengan cara door to door system,” tambah Kapolres. (tyo/fth/adv)