Pertumbuhan Naik Tahun 2016

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA – Alon-alon asal kelakon. Pepatah jawa yang mengandung arti biar lambat asal selamat menjadi cerminan keadaan perekomian Indonesia saat ini. Sejak empat tahun terakhir, Indonesia mengalami perlambatan laju ekonomi di aras level pendapatan terendah. Bahkan di akhir tahun 2015 ini, diprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya meningkat sebesar 4,6 persen.

Kondisi ini disampaikan Faisal Basri Batubara, dalam seminar “Prospek Perekonomian Indonesia Tahun 2016” yang diselenggarakan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana di Hotel Grand Wahid, Selasa (22/9). Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini mengatakan, hal tersebut dipengaruhi berbagai hal yang salah satunya adalah anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Faisal melihat potensi perekonomian Indonesia sebenarnya masih bagus, jika dibandingkan dengan negara-negara seperti Cina, Filipina, dan India. Bahkan berdasarkan sebuah survey, perhitungan Gross Domestic Product (GDP) atau jumlah nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun menempati posisi delapan di dunia.

“Melemahnya nilai tukar rupiah sebenarnya dapat ditanggulangi dengan melakukan peningkatan ekspor ke berbagai negara lain, tapi karena Indonesia hanya mampu mengekspor komoditas hal tersebut tidak cukup mampu mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi Indonesia,” terang pria yang pernah menjabat sebagai ketua tim reformasi tata kelola migas ini.

Carut-marut perkenomian global juga ditengarai oleh Faisal berdampak besar terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Meski begitu, Faisal mengatakan apabila Indonesia jeli menangkap peluang pada kekacauan politik dan sosial di negara lain maka ini akan menjadi prospek yang baik bagi partumbuhan ekonomi bangsa ini.

Dihadapan ratusan mahasiswa baru FEB angkatan 2015, Pria asli Bandung ini memperkirakan bahwa perekonomian Indonesia dapat terakselerasi hingga 5,4 persen pada tahun 2016. Pihaknya melihat bahwa dari sektor perdagangan akan mengalami peningkatan positif dengan terjadinya penurunan impor.

Selain itu diprediksikan Indonesia akan mengekspor 140 ribu unit mobil serta beberapa investor di China akan memindahkan pabriknya ke Indonesia. Faisal menambahkan beberapa hal negatif juga akan terjadi di tahun 2016, seperti melemahnya perbankan.“Melemahnya perbankan masih tetap bisa diatasi dengan membenahi pasar keuangan, salah satunya dengan melakukan konsolidasi di dunia perbankan. Melalui konsolidasi atau penggabungan beberapa bank menjadi satu diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di tahun 2016,” tegasnya.(sas/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -