2 Cowok dan 1 Cewek

Pesta Sabu di Kamar Kos

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

GEMAH — Petugas gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, TNI, Polri serta Satpol PP Kota Semarang, kemarin melakukan razia rumah kos di Jalan Sendangguwo, Pedurungan, Semarang. Hasilnya, tiga orang terindikasi menggunakan narkotika. Mereka langsung digelandang ke kantor BNNP Jateng untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam razia tersebut, petugas langsung meminta seluruh penghuni kos keluar kamar. Satu per satu mereka menjalani pemeriksaan, meliputi tes urine dan penggeledahan kamar.

Kabid Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng, AKBP Suprinarto mengatakan, dalam razia ini, tiga orang yang terdiri atas dua cowok dan satu cewek berada di dalam satu kamar terpaksa diamankan. ”Setelah dilakukan tes, ketiganya positif mengonsumsi narkotika jenis sabu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selain itu, ketika petugas melakukan penggeledahan di dalam kamar, ditemukan sejumlah plastik bekas bungkus sabu yang dibuang ke dalam kloset kamar mandi. ”Banyak bungkus sabu yang dibuang di kamar mandi, sehingga kami harus mengambil bukti tersebut untuk dijadikan alat bukti di pengadilan,” ungkapnya.

Suprinarto mengaku, masih banyaknya pengguna narkotika di Kota Semarang, sehingga perlu gencar dilakukan razia. ”BNNP Jateng akan terus melakukan razia dan menelusuri peredaran barang terlarang tersebut,” katanya.

Kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam memerangi tindak penyalahgunaan narkotika. Sehingga diharapkan dengan adanya razia rutin, mampu mengurangi jumlah penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat. ”Razia ini akan terus kami galakkan agar Kota Semarang bebas narkoba,” ujarnya. (hid/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -