Oknum Guru Membantah, Orang Tua Alma Berang

Dewan Sidak SDN Rejosari 01

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SIDAK: Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Sovan Haslin Pradana saat melakukan mediasi dengan Kepala SD Negeri Rejosari 01, Titik Prawarti, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Sovan Haslin Pradana saat melakukan mediasi dengan Kepala SD Negeri Rejosari 01, Titik Prawarti, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) dan intimidasi siswa yang dilakukan oknum guru SD Negeri Rejosari 01 Semarang Timur berinisial Sun terus berlanjut. Rabu (23/9) kemarin, salah satu anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Sovan Haslin Pradana, mendatangi sekolah tersebut. Sovan melakukan sidak (inspeksi mendadak) sekitar pukul 09.00. Hal itu dilakukan setelah dirinya mendapat laporan dari salah satu orang tua siswa yang anaknya mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari salah satu oknum guru kelas. Rombongan dewan diterima langsung oleh kepala sekolah, Titik Prawarti, dan komite sekolah, Slamet.

Dalam sidak tersebut, Sovan datang bersama orang tua siswa tersebut guna mencari kebenaran, dan pengakuan dari guru yang bersangkutan terkait dengan intimidasi tersebut. Didatangi anggota dewan dan orang tua siswa, pihak kepala sekolah yang sebelumnya sempat enggan mengundang oknum guru tersebut akhirnya bersedia mempertemukan untuk dikonfirmasi.

Dalam pertemuan tersebut, sang guru berinisial Sun yang mengajar kelas 4C membantah telah melakukan intimidasi terhadap siswinya yang bernama Alma Chelsea Widelia. Mendengar bantahan yang tak sesuai dengan kenyataan tersebut, sempat membuat Eliya Megawati, ibunda Alma Chelsea Widelia, meledak emosinya. Kata-kata umpatan muncul dari mulut ibu muda tersebut. Ia berang lantaran oknum guru Sun telah mengingkari kejadian sebenarnya, meskipun telah melakukan intimidasi pada putrinya.

- Advertisement -

1 KOMENTAR

  1. udah tuntut aja gurunya ke kepolisian.. Wartawannya juga harus siap dituntut atas pemberitaanya jika melebihkan fakta…atau walimuridnya yang dituntut atas fitnah yang telah disebarkan..agar dunia pendidikan di semarang semakin baik. Salam pendidikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -