Sigit Rancang Program Sekolah Murah

Lima Hari Sekolah Perlu Dikaji Ulang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DEKAT ULAMA: Sigit Ibnugroho dan sang istri, Daning Arista Putri, menghadiri pengajian Majelis Dzikir dan Sholawat Abshobirin asuhan Kiai Mulyono di Jalan Sawah Besar RT 01  RW 04 Gayamsari, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DEKAT ULAMA: Sigit Ibnugroho dan sang istri, Daning Arista Putri, menghadiri pengajian Majelis Dzikir dan Sholawat Abshobirin asuhan Kiai Mulyono di Jalan Sawah Besar RT 01 RW 04 Gayamsari, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sebagai calon Wali Kota (Cawali) Semarang yang telah merancang program kemajuan pendidikan, Sigit Ibnugroho kurang setuju dengan program 5 hari sekolah. Cawali nomor 3 itu berharap, program yang dicanangkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ini dikaji ulang, terutama di Semarang. Hal itu dikatakan Sigit ketika menghadiri pengajian Majelis Dzikir dan Sholawat Abshobirin yang dipimpin oleh Kiai Mulyono (Abah Mul) di Jalan Sawah Besar RT 01 RW 04 Kecamatan Gayamsari, Semarang, kemarin.

Menurutnya, sekolah harus tetap dengan jam yang sama atau 6 hari sekolah. Sebab, jika sekolah hingga sore hari, anak-anak pasti akan lelah dan sore harinya tak bisa belajar mengaji. “Program 5 hari sekolah di Semarang perlu dikaji ulang. Kasihan anak-anak nanti pasti akan mengeluh kecapekan, dan sorenya pasti tak mau untuk belajar mengaji ke TPQ atau beribadah,” tuturnya.

Cawali yang berlatar belakang pengusaha ini berharap, pihak sekolah tetap menerapkan jam seperti biasanya. Masuk pagi, pulang siang. Dengan begitu, sore harinya, anak-anak bisa istirahat dan aktivitas lain seperti mengaji, les atau kegiatan lain.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -