Arak-arakan, Usung Replika Unta

1154

Pria yang akrab disapa Pilus ini menambahkan jika setiap tahunnya animo masyarakat untuk ikut ajang tersebut selalu meningkat. Sehingga Takmir Masjid Baiturahman, yang merupakan masjid warga Mangkang Wetan pun mengakomodirnya agar arak-arakan bisa berjalan dengan tertib. “Pihak masjid yang mengkoordinir, start dan finish nya di Masjid Baiturahman. Rutenya keliling kampung sejauh 5 kilometer, belakangan ini pun arak-arakan ini dibuat lomba agar lebih meriah,” pungkasnya.

Sutoto, salah satu peserta dari RW 2 Kelurahan Mangkang Wetan, mengaku jika pihaknya selalu mengusung konsep berbeda dalam mengikuti ajang tersebut. Tahun lalu, ia mengusung replika Kabah. Sementara tahun ini mengusung konsep haji dengan replika unta. “Tujuannya hanya meramaikan, kemenenangan bukan yang utama. Yang penting guyub dan meningkatkan tali silaturahmi antar warga satu kelurahan,” ucapnya. (den/ric)