Kambing Hasil Curian Mati, Sendi Ditangkap Polisi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

GAYAMSARI – Perbuatan jahat Sendi Harwanto alias Sender, 21, warga Jalan Griya Prasetya Selatan VIII Pandean Lamper, Kota Semarang, tak berjalan mulus. Kambing hasil curiannya mati akibat terjatuh dari motor. Tidak jadi menikmati hasil kejahatannya, dia pun kini mendekam di Mapolsek Gayamsari.

Kapolsek Gayamsari, Kompol Dili Yanto mengatakan, pemilik kambing, Siti Chalifah, 41, warga Jalan Bintoro V Pandean Lamper Semarang, melaporkan kejadian tersebut ke polisi kemudian ditindaklanjuti. Setelah memeriksa korban dan saksi, pelakunya mengarah kepada pemuda tersebut. “Setelah bukti-bukti cukup, tersangka kami tangkap tanpa perlawanan,” kata Dili, kemarin.

Namun demikian, kambing barang bukti curian diketahui dalam kondisi mati. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku bahwa kambing tersebut mati akibat terjatuh dari motor saat dibawa kabur. “Barang bukti yang kami amankan yakni potongan kepala kambing jantan warna coklat kehitaman dan empat kaki. Kambingnya sudah dipotong-potong,” terang Dili.

Pencurian tersebut terjadi pada 10 September 2015 lalu, sekitar pukul 11.00. Saat itu, tersangka melihat sejumlah kambing yang sedang asyik makan rumput di bantaran sungai Banjir Kanal Timur. Sendi pun mencari akal bagaimana bisa membuat kambing tersebut klepek-klepek. Akhirnya Sendi mengambil daun pohon Lamtoro yang masih hijau.

“Saya teringat, katanya kalau kambing dikasih makan daun Mlanding (Lamtoro), bisa mabuk. Makanya tak kasih makan daun Mlanding,” ujar tersangka Sendi dengan ekspresi datar.

Ternyata benar, kambing yang diincar tersebut melahap daun Lamtoro yang diulurkan melalui tangan Sendi. Tersangka tambah senang karena melihat kambing tersebut lemas. Begitu melihat kambing lemas, ia langsung menangkapnya dan mengikat kaki kambing tersebut. “Saya naikkan ke motor, dua kaki depan dan belakang diikat, tubuh kambing melingkar di tubuh saya. Lalu kambingnya saya boncengin,” ujar pemuda yang setiap hari mengaku bekerja sebagai tukang odong-odong di Semarang itu.

Kendati demikian, saat melaju di perjalanan, Sendi terlibat serempetan dengan pengendara lain. Hal itu membuat ia oleh dan tak mampu mengendalikan motornya. Akibatnya, ia bersama kambing curian tersebut terjatuh di aspal jalan raya. “Saya tidak mengalami luka, sedangkan kambing itu luka parah di kepala sampai berdarah-darah. Tak lama kemudian, kambing itu mati,” ujarnya. Kambing curian tersebut rencananya akan dijual kepada tetangganya bernama Mbah Jan, yang memang butuh hewan kurban. Namun ditolak karena kondisinya sudah mati. (amu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -