Lahan Menyusut 100 Hektar Per Tahun

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN – Setiap tahun luas lahan pertanian di Kabupaten Semarang, menyusut rata-rata 100-120 hektar. Penyusutan lahan disebabkan karena perkembangan perkotaan dan semakin banyaknya pembangunan pemukiman warga, industri dan jalan raya termasuk pembangunan jalan tol.

“Kondisi seperti itu (penyusutan lahan pertanian, red) karena perkembangan kota dan hal itu tidak bisa dihindari. Setahun penyusutannya rata-rata 100-120 hektar,” kata Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Semarang, Urip Triyogo, kemarin.

Ia mengkhawatirkan jika terus menyusut, maka akan mempengaruhi produktifitas pertanian. Sehingga Distanbunhut berupaya menekan jumlah luasan pengeringan lahan untuk industri dan pemukiman. Selain itu melakukan antisipasi berkurangnya produktifitas dengan cetak sawah baru, melalui peningkatkan luas tanam. “Untuk meningkatkan luas tanam kita memperbaiki pola tanam dan memperbaiki irigasi termasuki memperbaiki embung dan bendung. Sehingga petani dapat menaman hingga beberapa kali. Untuk perbaikan irigasi ini tidak bisa kita lakukan sendirian, tetapi bekerjasama dengan DPU (Dinas Pekerjaan Umum),” ungkapnya.

Urip menambahkan, pihaknya sudah mengupayakan bantuan di tahun 2016 dari Pemerintah Pusat untuk perbaikan embung dan bendungan. Apalagi di Kabupaten Semarang ada 2.500 titik irigasi, 800 titik diantaranya perlu perbaikan. “Banyak jaringan irigasi yang bocor sehingga perlu perbaikan untuk meningkatkan produktifitas,” tambahnya.

Sekretaris Distanbunhut, Samsul Hidayat menambahkan, upaya yang ditempuh agar produktifitas pertanian meningkat yakni sosialisasi penggunaan bibit varietas unggul, serta pola tanam yang baik seperti pola tanam jejer legowo. Termasuk pengendalian hama pertanian. “Produktifitas pertanian tidak menurun tetapi justru terus meningkat. Kita juga terus meningkatkan luas tanam,” imbuhnya.

Lahan pertanian yang semakin sempit karena dikejar kebutuhan pemukiman dan lainnya. Membuat sejumlah petani melakukan perambahan hutan di sisi selatan Gunung Ungaran. Perambahan hutan itu dilakukan karena petani sudah kehilangan lahan karena dijual untuk pemukiman dan hotel. Ada dugaan kebakaran hutan yang terjadi beberapa waktu lalu diperkirakan karena factor kesengajaan karena akan dijadikan lahan pertanian.

“Lihat saja di sisi selatan Gunung Ungaran (wilayah Bandungan sampai Sumowono), hutannya sudah mulai digunakan untuk pertanian. Kemungkinan kebakaran hutan di Gendol Gunung Ungaran itu disengaja untuk lahan pertanian. Setelah pohon-pohonnya bersih karena terbakar, kemudian dijadikan lahan pertanian,” ungkap Sutomo, 30, petani sayuran di Lingkungan Gintungan, Kelurahan/Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. (tyo/fth)

Berita sebelumyaDiduga Tewas Dibunuh
Berita berikutnyaLupakan Dulu PSIS
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -