Terpikat Hijab Modeling

724

”Orang pasti akan menilai kita yang pertama adalah melihat diri kita dari wajah, kulit, dan cara berbusana. Jika kita memperlihatkan fashion yang terbaik, pasti orang akan berprasangka baik pula pada kita. Bukan berarti fashion itu identik dengan kemewahan apa yang kita kenakan, tapi cukup dengan sederhana dan sepantasnya sesuai dengan karakter masing-masing orang,” jelas mahasiswi angkatan 2011 ini.

Gadis kelahiran Semarang, 23 September 1992 ini menambahkan, bahwa fashion dan modeling itu saling berkaitan. ”Jika kita sudah menggunakan busana yang terbaik tapi tidak diimbangi dengan attitude dan cara berjalan yang baik juga rasanya kurang selaras. Tidak melulu soal jalan di catwalk, tapi jauh dari itu bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan berjalan maupun cara duduk, cara makan, dan cara berbicara yang baik selayaknya perempuan,” paparnya.

Putri ketiga pasangan Herry Siswanto dan Siti Nasroatun ini telah meraih beragam prestasi yang membanggakan. Di antaranya, Juara I Dentristy Got Talent 2014, Juara II Lomba Menyanyi yang diselenggarakan FKG Unissula, Finalis Hijab Hunt 2014, dan Duta Wisata Kabupaten Semarang tahun 2015.

Sekarang Aya tengah disibukkan oleh beragam aktivitas. Seperti menyelesaikan penelitian dan skripsi, menyiapkan kelas modeling dan job dari Hijabku Models Management, serta sibuk latihan dan belajar untuk menyiapkan diri di ajang Duta Wisata Tingkat Jateng. (mg27/aro/ce1)