Ajak Pelajar Kampanye Antinarkoba

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Jumlah pelajar dan mahasiswa di Jateng yang menjadi pecandu narkoba disebut cukup tinggi. Mengatasi hal itu, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng mencoba melibatkan pelajar dalam kampanye mencegah penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Amrin Remico mengatakan pihaknya sengaja mengajak dan melibatkan para pelajar untuk berpartisipasi aktif pada peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2015. ”Harapannya, pelajar jadi garda terdepan untuk bersama-sama menyosialisasikan ajakan menjauhi narkoba,” katanya di sela kampanye Gerakan Rehabilitasi Pecandu Narkoba di arena Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan, kemarin.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka peringatan HANI 2015. ”Sebetulnya HANI diperingati setiap 26 Juni. Namun karena banyaknya kegiatan di tiga bulan terakhir ini, baru bisa hari ini dilakukan, tetapi hal itu tidak masalah,” ujarnya.

Kemarin, puluhan pelajar bersama petugas BNNP Jateng membentangkan spanduk dan poster berisi ajakan menjauhi narkoba dan rehabilitasi bagi pecandu. Mereka juga membagikan bunga dan leaflet berisi informasi gerakan nasional rehabilitasi 100.000 pecandu dan penyalahgunaan narkoba.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang turut hadir sepakat semua pihak harus berpartisipasi dalam gerakan antinarkoba. ”Bahwa di sekitarmu banyak orang masuk bawa narkoba atau apa pun jenisnya. Untuk itu perlu diwaspadai bahwa narkoba membunuhmu. Kegiatan ini perlu disambut baik dan semuanya harus berjiwa sehat tanpa narkoba untuk berpartisipasi membangun republik ini,” katanya.

Salah seorang pelajar, Atika mengaku senang bisa ambil bagian pada kegiatan tersebut. ”Narkoba itu obat, tetapi disalahgunakan, sehingga dengan diikutkan pada kegiatan ini tentu sangat senang,” katanya. (hid/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -