Temukan Situs Candi di Kebun Warga

Diduga Lebih Tua dari Dieng

809

Temuan candi ini merupakan yang pertama ada di wilayah Kota Semarang. Dan bisa dikatakan sebagai temuan yang relatif lengkap. Menurut Agustijanto, di Kota Semarang memang pernah ada laporan penemuan sejumlah situs purbakala. Seperti sejumlah ornamen dan nekara di daerah Bergota, Yoni di area SMA Don Bosco dan daerah Pedalangan.

Pemilik lahan, Rubinah menuturkan, dulu di lokasi reruntuhan candi tersebut terdapat 2 arca. Salah satunya Ganesha yang telah hilang pada bagian belalainya. Patung yang satu berwujud mirip manusia. Saat kecil, ia sering bermain di lahan milik keluarganya tersebut. ”Dulu waktu kecil saya sering naik di patung tersebut,” tuturnya dalam bahasa Jawa.

Sekitar tahun 1980-an, patung-patung tersebut dicuri orang. Tapi pencurinya berhasil ditangkap di Jakarta dan patung Ganesha tersebut saat ini dikabarkan disimpan di Museum Ranggawarsita Semarang.

Selain itu, ada juga patung Nandi yang sudah terpotong. Saat ini, patung Nandi masih menyisakan separo tubuh, punuk dan kaki depan yang digeletakkan di tepi jalan, sekitar 400 meter dari lokasi candi. Di tepi jalan yang dekat warung mi ayam ini juga terdapat umpak batu. ”Dulu banyak umpak yang tersebar dan diambili penduduk. Di rumah saya juga ada yang saya simpan,” jelasnya.

Salah satu warga dari RT 02 RW 04 Dukuh Telogo Mijen, Muhamad mengungkapkan keberadaan bangunan tersebut sudah ada sejak ia masih kecil. Namun saat itu, tidak banyak yang tahu jika bangunan tersebut merupakan sebuah candi. ”Tempat ini memang sejak dulu jarang dijamah, karena masih hutan belantara. Beberapa arca Ganesha juga sempat dibawa warga, namun kemudian diamankan oleh dinas terkait di Museum Ranggawarsita,” kata pria kelahiran 12 Juni 1972 ini. (ewb/ton/ida/ce1)