Atlet Gantolle Patah Tulang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

JATUH: Warga menolong atlit Gantolle asal Jawa Timur yang jatuh setelah menabrak spanduk alat peraga kampanye Pilkada dan kabel telepon di Desa Duren, Kecamatan Bandungan. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)
JATUH: Warga menolong atlit Gantolle asal Jawa Timur yang jatuh setelah menabrak spanduk alat peraga kampanye Pilkada dan kabel telepon di Desa Duren, Kecamatan Bandungan. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Sejumlah pilot dalam kejuaraan Gantolle Internasional Piala Telomoyo 2015 kembali mengalami kendala angin yang tidak tentu arah dan kecepatannya di hari ketiga perlombaan, Rabu (30/9) kemarin. Mereka terpaksa mendarat darurat di sejumlah tempat. Bahkan dalam penerbangan Gantolle, kemarin dari 49 pilot hanya 20 pilot yang sukses mendarat di lokasi yang ditentukan yakni di obyek wisata Kampoeng Rawa di Ambarawa. Seorang pilot Gantolle asal Jawa Timur, Ahmad Teguh Wibowo, 25, gagal melakukan pendaratan darurat di lapangan Desa Duren, Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang saat mengalami mati angin atau kecepatan angin tidak ideal untuk penerbangan.

Ditambah lagi terkena turbulensi udara saat akan mendarat, sehingga gantolle yang dikendarainya menabrak spanduk alat peraga kampanye (APK) Pilkada Kabupaten Semarang dan tersangkut jaringan kabel telelpon. Setelah menabrak kabel telepon tubuh korban beserta Gantollenya jatuh ke tanah hingga mengalami patah tulang lengan kiri. “Saya lihat Gantolle itu terbang berputar-putar, lalu mulai menurun dan akan mendarat di lapangan ini. Sebenarnya posisinya sudah hampir sampai tanah, tapi terkena angin lagi hingga moncongnya naik. Akhirnya Gantollenya menabrak spanduk dan tersangkut kabel telepon,” tutur warga Desa Duren Suratmin, 45, saat ditemui di lokasi kejadian.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -