Perekrutan Harus Transparan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA – Rencana penambahan tenaga honorer di lingkungan Dishubkombudpar mendapat dukungan dari kalangan dewan. Kendati demikian, proses penambahan itu harus transparan karena diperkirakan akan membludak.

Ketua komisi B DPRD Kota Salatiga Budi Santoso menandaskan hal tersebut saat bertemu wartawan, kemarin siang. “Kami sudah mengetahui. Kami hanya minta proses penerimaannya transparan agar semua masyarakat memiliki kesempatan yang sama,” terang Bud saat ditemui di kantornya.

Ia menambahkan, jika persyaratan umumnya tidak berbeda dengan penerimaan Banpol PP. Mulai dari kelulusan minimal SMA serta usia maksimal 30 tahun. “Kalau soal gaji akan disesuaikan dengan UMK yakni sekitar Rp 1.4 juta. Kemungkinan mulai Novemver mendatang,” imbuh dia. Sumber dana akan diambil dari APBD mulai anggaran perubahan tahun 2015 ini yang akan segera di gedok.

Hal senada dikatakan wakil ketua DPRD Fathur Rahman. Ia transparansi untuk pendaftaran tenaga honorer. Ia memastikan bukan melalui outsorcing sehingga semua masyarakat memiliki kesempatan untuk mendaftar.

Sebagaimana diketahui, Dinas Perhubungan Komunikasi Budaya dan Pariwisata (Dishubkombudpar) bakal mendapatkan tenaga baru untuk tugas tugas dilapangan. Mereka merekrut tenaga honorer baru. Tenaga baru ini akan digunakan unuk membantu tugas – tugas Dishubkombudpar di lapangan.

Kepala Dishubkombudpar Ady Suprapto menjelaskan tugas lapangan yang dimaksud Ady antara lain di terminal, parkir serta kegiatan pengamanan lain. Ia mengakui jika jumlah pegawai yang ada di dinasnya sangat terbatas untuk bisa memaksimalkan semua tugas yang ada di lapangan. Terlebih bidang pengawasan yang harus dilaksanakan memang sangat luas.

Sementara itu, masyarakat yang mengetahui mendengar kabar tersebut berharap pengumuman penerimaan tenaga honorer ini dilakukan secara terbuka agar bisa diakses semua masyarakat Salatiga. Terlebih saat ini banyak pemuda yang masih menganggur. ”Penerimaan harus fair, jangan ada titip titipan,” tukas Santoso, 42, warga Salatiga.(sas/fth)

Berita sebelumyaKembalikan Enam Hari Sekolah
Berita berikutnya74 Tahanan Diungsikan
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -