Angkat Potensi Akik Asal Kendal

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KUNJUNGI STAN: Pjs Bupati Kendal Drs Koento Nugroho Hari Putranto MSi, mengunjungi stan batu akik yang memamerkan akik khas Kendal. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGI STAN: Pjs Bupati Kendal Drs Koento Nugroho Hari Putranto MSi, mengunjungi stan batu akik yang memamerkan akik khas Kendal. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Tren batu akik masih menempati posisi di atas. Meski tak sengetren beberapa waktu lalu, namun animo masyarakat masih cukup tinggi. Terbukti, dalam pameran batu nusantara dan pencinta akik, di GOR Bahurekso, Kendal, Kamis (1/10), masih banyak peminatnya, baik peserta maupun pengunjung.

Pameran akan digelar selama empat hari atau hingga Minggu (4/10). Event yang diprakarsai pencinta akik asal Kendal dan Pemkab Kendal, mampu menyedot perhatian para pencinta akik asal daerah lain. Pun dengan pengunjungnya, tidak hanya dari Kendal, tapi luar daerah rela datang demi berburu batu akik yang sedang ngetren.

Salah satunya adalah batu akik asal daerah Kalibodri, Kabupaten Kendal, yang diberi nama oleh mantan Bupati Kendal Widya Kandi Susanti, Badar Besi Kinasih. Batu tersebut masuk dalam varian jenis batu akik panca warna. Badar Besi Kinasih sendiri memiliki karakteristik yang unik, yakni memiliki kadar besi yang cukup tinggi hingga bisa menarik magnet. Batu akik asal Kendal juga memiliki varian yang berbeda di antaranya panca warna, teratai, fosil, badar lumut, kecubung asap, dengan tingkat kekerasan 5-6 mosh atau termasuk klasifikasi chalcedon, hingga yang paling keras adalah mani gajah dengan kekerasan sampai 7 mosh dengan klasifikasi calcite.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -