Target Partisipasi Pemilih 77,5 Persen

Pilkada Serentak 21 Kabupaten/Kota

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG–Angka partisipasi pemilih pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2015 kali ini ditargetkan cukup tinggi. Tidak tanggung-tanggung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mematok hingga 77,5 persen atau naik 2,5 persen dibanding pemilu presiden (Pilpres) 2014 lalu yakni 75 persen.

Komisioner KPU Jateng Divisi Edukasi dan Sosialisasi, Wahyu Setiawan menjelaskan bahwa target tersebut dari KPU Pusat. Selanjutnya, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota tinggal menyesuaikan. Pihaknya sendiri optimistis target tersebut dapat tercapai lantaran telah melakukan sosialisasi secara masif.

“Metode yang kami lakukan adalah dengan cara sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat RT (rukun tangga). Dengan begitu, informasi dapat tersampaikan kepada pemilih di tingkat paling bawah dari masyarakat,” ujarnya.

Wahyu menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan Kementerian Agama dan organisasi keagamaan. Tidak dipungkiri, keberadaan mereka juga menjangkau seluruh lapisan masyarakat sehingga dirasa cukup efektif untuk menyosialisasikan Pilkada. “Ini juga sebagai upaya untuk menekan angka golput,” imbuhnya.

Ia memprediksi, angka golput pada Pilkada kali ini tidak lebih dari 30 persen. Menurutnya, faktor pendorong paling dominan adalah ekonomi. Biasanya mereka yang berada di luar daerah memilih tetap bekerja daripada pulang hanya untuk mencoblos. “Meskipun, saat pencoblosan nanti dijadikan hari libur nasional,” imbuhnya.

Kendati demikian, lanjut Wahyu, pihaknya tetap meminta petugas pemutakhiran data pemilu (PPDP) untuk tetap melakukan pendataan. Sebab, masih ada kemungkinan mereka tiba-tiba pulang. “Hal ini dilakukan untuk melidungi hak konstitusional warga,” pungkasnya.

Sementara itu, menjelang Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di 21 kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng menemukan sejumlah dugaan permasalahan. Di antaranya, masih banyaknya pemilih yang sebenarnya tidak memenuhi syarat, namun masih masuk dalam daftar pemilih sementara.

“Masih ada sekitar 72.733 dugaan permasalahan terkait daftar pemilih, khususnya pasca pengumuman daftar pemilih sementara oleh jajaran KPU Kabupaten/Kota,” ungkap Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo.

Ia menjelaskan, pemilih yang tidak memenuhi syarat namun masuk dalam daftar pemilih sementara sebanyak 61.466 orang. Sementara pemilih yang sebenarnya memenuhi syarat namun belum masuk dalam daftar pemilih sementara sebanyak 11.267 orang.

“Kami berharap, rekap di tingkat kabupaten/kota yang akan dilaksanakan secara serentak besok (hari ini, red) dilakukan checking data dan datanya dilakukan sinkronisasi terlebih dahulu dengan Panwas Kabupaten/kota sebelum dilakukan penetapan DPT agar hasilnya lebih bagus,” pungkasnya. (fai/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -